bank jambi terbaru

Setelah Nokia dan BlackBerry Tumbang, Siapa Raja HP Sekarang?

Setelah Nokia dan BlackBerry Tumbang, Siapa Raja HP Sekarang?

Setelah Nokia dan BlackBerry Tumbang Siapa Raja HP Sekarang?-ist/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID- Dua dekade lalu, dunia ponsel dikuasai nama-nama yang kini terdengar nostalgis.

Nokia lama menjadi simbol ponsel yang ada di hampir setiap saku, sementara BlackBerry menjadi lambang gawai kerja bagi para eksekutif dengan keyboard QWERTY fisiknya.

Keduanya kemudian kalah oleh gelombang ponsel layar sentuh. Lalu, siapa yang kini menjadi raja ponsel? Jawabannya,

berdasarkan data pengiriman kuartal ketiga 2026, adalah Samsung dan Apple, dengan selisih yang sangat tipis.

BACA JUGA:Resep Ayam Kecap Pedas Manis, Bumbu Meresap Cocok untuk Lauk Sehari-hari

Sebagai latar belakang, kejatuhan Nokia dan BlackBerry berawal dari kehadiran iPhone pada 2007 dan ponsel Android sesudahnya.

Dua pemain lama itu terlambat beradaptasi dengan ekosistem aplikasi dan layar sentuh, sehingga pangsa pasarnya menyusut dengan cepat dan akhirnya digantikan produsen yang lebih lincah.

Menurut data awal IDC untuk kuartal ketiga 2026, total pengiriman ponsel global mencapai 255,3 juta unit.

Samsung berada di posisi pertama dengan 57,8 juta unit atau pangsa 22,6 persen.

BACA JUGA:Mahasiswa Asal Jambi Meninggal Saat Ikuti ITB Ultra Marathon 2026 di Cianjur, Jenazah Dipulangkan

Apple menyusul sangat dekat dengan 57,3 juta unit atau 22,4 persen. Selisihnya hanya sekitar setengah juta unit.

Di bawah dua raksasa tersebut, Xiaomi berada di peringkat ketiga dengan 30,7 juta unit atau 12,0 persen,

disusul OPPO dengan 25,6 juta unit atau 10,0 persen, dan vivo dengan 19,1 juta unit atau 7,5 persen.

Sisanya, sekitar 64,8 juta unit atau 25,4 persen, dipegang merek lain.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: