Jambi Mulai Berasap, Belum Ada Imbauan Pakai Masker
PPEMADAMAN: Pemadaman Karhutla di Muarojambi beberapa hari lalu.-ist/jambi independent-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Kabut asap mulai terlihat di sejumlah wilayah di Provinsi JAMBI, terutama pada pagi hari. Kondisi ini muncul di tengah meningkatnya aktivitas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah daerah.
Meski asap mulai terlihat, hingga kini belum ada imbauan khusus dari Pemerintah Provinsi JAMBI kepada masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Gubernur JAMBI Al Haris mengatakan, kondisi kualitas udara di Provinsi JAMBI saat ini masih dalam kategori normal.
“Belum, belum,” kata Al Haris singkat saat ditanya terkait imbauan penggunaan masker bagi masyarakat, Selasa (11/8).
BACA JUGA:Status Siaga Darurat Karhutla Tebo Diperpanjang, Puncak Musim Kemarau Sepanjang Agustus
Al Haris mengatakan, pemerintah masih terus memantau perkembangan kondisi udara dan karhutla di Jambi. Ia mengakui, kondisi saat ini dapat menjadi lebih rawan apabila hujan tidak turun dalam waktu dekat.
“Saat ini kualitas udara masih bagus dan normal. Namun, kalau sampai dua minggu ke depan tidak ada hujan, ini akan menjadi rawan,” katanya.
Seiring munculnya kabut asap pada pagi hari, Pemprov Jambi juga terus melakukan berbagai upaya untuk menekan kebakaran hutan dan lahan.
Al Haris menyebutkan, Pemerintah Provinsi Jambi terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kemungkinan pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan.
BACA JUGA:Karhutla Jambi Mencapai 300 Hektare, Belum Termasuk Karhutla Muarojambi
Namun, hingga saat ini upaya tersebut belum dapat dilakukan karena belum ditemukan awan yang memenuhi syarat untuk disemai.
“Mereka setiap hari terus memantau dan mencari awan yang bisa disemai menjadi hujan,” jelasnya.
Terkait asap yang mulai dikeluhkan masyarakat, Al Haris mengatakan pemerintah akan terus berupaya meminimalkan titik-titik Karhutla yang muncul di Jambi.
“Ya, mau bagaimana lagi. Kita berdoa, bekerja, dan berusaha semampu kita dengan meminimalkan titik Karhutla di Jambi,” ujarnya.
BACA JUGA:Ramai Soal Dana Pokir, Ketua DPRD Kota Jambi: Semua Berasal dari Aspirasi Warga
Sementara itu, beberapa daerah yang saat ini memiliki cukup banyak titik Karhutla di antaranya Kabupaten Muarojambi, Sarolangun, Tanjab Barat, dan Tanjab Timur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




