Mulai Berangkat 5 Mei, Satu Visa Petugas Haji Jambi Belum Siap
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I.-SEPTIN RITA ANDINI/JAMBI INDEPENDENT-
JAMBI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji di Provinsi Jambi tahun ini terus dipersiapkan. Kepala Kanwil Kementerian haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyebutkan secara umum seluruh tahapan sudah berjalan dengan baik.
Dari sisi dokumen, Wahyudi menjelaskan bahwa dari total 3.306 orang yang terdiri atas 3.276 jemaah dan 30 petugas, hampir seluruh visa telah terbit.
“Hanya tinggal satu orang petugas yang visanya masih dalam proses. Selebihnya sudah siap berangkat,” katanya, Minggu (19/4).
Selain itu, perlengkapan jemaah seperti koper dan seragam batik juga sudah didistribusikan kepada seluruh jemaah. Pembagian kelompok terbang (kloter) pun telah tersusun rapi sesuai dengan data pramanifest.
Untuk memastikan kesiapan semakin matang, pihaknya akan menggelar rapat lintas sektoral pada Rabu mendatang bersama Kemenag kabupaten/kota dan instansi terkait. Rapat ini bertujuan memantapkan proses pemberangkatan jemaah.
Dari sisi kesehatan, penyediaan obat-obatan juga sudah dikoordinasikan. Obat-obatan tersebut nantinya akan dikirim ke Asrama haji sesuai standar pelayanan ibadah haji.
Sementara itu, persiapan asrama haji juga terus dilakukan, mulai dari pembenahan aula hingga penataan kamar. Pihaknya juga tengah mendata jemaah lansia dan penyandang disabilitas agar dapat ditempatkan di fasilitas ramah lansia.
“Pendataan ini penting agar pelayanan di asrama, bandara, hingga di Arab Saudi bisa berjalan maksimal,” katanya.
Wahyudi juga mengungkapkan adanya perubahan penting tahun ini terkait layanan haji. Kartu Nusuk yang biasanya dibagikan di Arab Saudi, kini akan diberikan di embarkasi, termasuk di Jambi.
“Nanti perwakilan dari Syarikah Duyuf Al Rahman akan datang ke Jambi untuk memberikan bimbingan teknis. Jadi kartu Nusuk sudah bisa dibagikan dan diaktivasi sebelum keberangkatan,” jelasnya.
Untuk kloter pertama, dijadwalkan keberangkatan pada 5 Mei dan berasal dari Kota Jambi yang tergabung dalam Kloter 13. Seluruh jemaah dalam kloter ini berasal dari Kota Jambi.
Di sisi lain, terkait pembiayaan, Wahyudi menyebutkan kekurangan anggaran sekitar Rp11 miliar untuk transportasi feeder sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jambi.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur siap mendukung. Jadi dari sisi pembiayaan tidak ada persoalan, tinggal teknis administrasi saja,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kesehatan menjelang keberangkatan yang diperkirakan sekitar dua pekan lagi.
“Kami berharap semua jemaah dalam kondisi sehat hingga berangkat. Karena proses pergantian jemaah sekarang tidak semudah dulu,” tutupnya.
Saat ini, pembenahan fasilitas di Asrama haji masih terus dilakukan, termasuk perbaikan ringan pada sejumlah gedung.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, diharapkan proses pemberangkatan jemaah haji Provinsi Jambi tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



