b9

Maulana Gaspol Jargas, Warga Jambi Bisa Hemat Hingga Rp150 Ribu per Bulan

Maulana Gaspol Jargas, Warga Jambi Bisa Hemat Hingga Rp150 Ribu per Bulan

Tim BPH Migas saat mengecek jaringan Jargas yang ada di Kota Jambi.-Foto : ist-Jambi-independent.co.id

JAMBI - Pemerintah Kota Jambi terus mengakselerasi pengembangan jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) sebagai upaya menghadirkan energi yang lebih hemat, praktis, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa program jargas kini menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam menekan beban pengeluaran warga.

Menurutnya, kehadiran jargas bukan hanya sebagai alternatif energi, tetapi bagian dari strategi nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini dirancang agar masyarakat bisa mengurangi biaya rutin bulanan. Pemerintah ingin manfaatnya langsung dirasakan warga,” ujar Maulana.

Program jargas sendiri terintegrasi dalam skema Kartu Bahagia yang digagas Pemerintah Kota Jambi. Melalui program ini, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap LPG 3 kilogram sekaligus menciptakan sistem energi yang lebih stabil.

Di tengah kondisi global yang tidak menentu, terutama terkait dinamika di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi pasokan energi, keberadaan jargas dinilai menjadi langkah antisipatif yang tepat.

Maulana menilai ketergantungan terhadap energi impor harus mulai dikurangi. Ia menyebut jargas sebagai solusi jangka panjang yang lebih aman dan efisien.

“Kalau kita terus bergantung pada impor, risikonya besar. Jargas ini lebih stabil dan menguntungkan dalam jangka panjang,” katanya.

Dari sisi ekonomi, penggunaan jargas disebut mampu menghemat pengeluaran rumah tangga hingga sekitar Rp150 ribu setiap bulan.

Nominal tersebut, menurut Maulana, cukup signifikan jika diakumulasi dalam setahun dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan maupun pemenuhan gizi keluarga.

Selain lebih hemat, jargas juga dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat karena tidak lagi harus antre untuk mendapatkan LPG subsidi.

“Ini solusi yang lebih praktis. Warga tidak perlu lagi repot mencari atau antre gas,” tambahnya.

Untuk mempercepat realisasi program, pemerintah terus memperluas jaringan distribusi. Pada 2025, proyek jargas di Kota Jambi mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp140 miliar dari pemerintah pusat, dengan target pembangunan 15 ribu sambungan rumah tangga.

Hingga saat ini, jumlah sambungan jargas di Kota Jambi telah mencapai sekitar 28 ribu rumah tangga dan akan terus meningkat seiring perluasan infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: