Deretan Kecelakaan di Jalintim Saat Mudik Lebaran, Satu Tewas dan Kemacetan Panjang Tak Terhindarkan
Rentetan kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalintim Palembang–Jambi–Riau selama arus mudik Lebaran 2026.-jambi-independent-Disway.id
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Jalur mudik di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera yang menghubungkan Palembang, Jambi, hingga Riau diwarnai sejumlah kecelakaan lalu lintas selama tiga hari terakhir.
Rentetan insiden tersebut terjadi saat puncak arus mudik Lebaran 2026 pada Jumat hingga Minggu (13–15 Maret 2026).
Selain menyebabkan kemacetan panjang di sejumlah titik, beberapa kecelakaan juga menelan korban jiwa serta mengakibatkan korban luka.
Salah satu kecelakaan terjadi pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalintim Km 30 Jambi–Pekanbaru, tepatnya di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.
Insiden tersebut melibatkan Bus Ohana dengan sebuah truk box yang melaju dari arah berlawanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Muaro Jambi, Aiptu Suwondo, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk box bernomor polisi B 92** SCO melaju dari arah Riau menuju Kota Jambi.
Sesampainya di lokasi kejadian, sopir truk mencoba mendahului kendaraan yang berada di depannya.
Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul Bus Ohana bernomor polisi BK 79** LT. Karena jarak sudah terlalu dekat, sopir truk berusaha menghindari tabrakan dengan membanting setir ke lajur kanan.
BACA JUGA:Sambut 9 Tahun Perjalanan, Luminor Hotel Jambi Kebun Jeruk Hadirkan Promo Menginap Spesial
Upaya tersebut justru membuat truk menghantam bagian depan bus dengan keras.
Benturan hebat menyebabkan kerusakan parah pada kedua kendaraan. Aparat kepolisian yang mendapat laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban.
“Korban berjumlah tujuh orang. Satu meninggal dunia, satu luka berat, dan lima lainnya mengalami luka ringan,” kata Suwondo.
Proses evakuasi kendaraan sempat membuat arus lalu lintas di Jalintim Km 30 mengalami kemacetan panjang. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mendata identitas para korban.
BACA JUGA:Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
Truk Tronton Terguling di Jalintim Palembang–Jambi
Kecelakaan lain juga terjadi di Jalintim Palembang–Jambi, tepatnya di kawasan Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Sebuah truk tronton pengangkut sayuran terguling pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur utama penghubung Sumatera Selatan dan Jambi itu sempat mengalami kemacetan hingga beberapa kilometer.
Kasat Lantas setempat menjelaskan truk tronton bernomor polisi B 91** BEV melaju dari arah Jambi menuju Palembang.
Ketika tiba di lokasi kejadian yang merupakan tikungan ke kanan, sopir diduga kehilangan kendali sehingga kendaraan besar tersebut terguling dan menutup sebagian badan jalan.
“Tronton tersebut hilang kendali di tikungan dan akhirnya terguling. Kendaraan dikemudikan M Fahmi dengan muatan sayuran menuju Palembang,” ujarnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun kendaraan yang terguling sempat mengganggu arus lalu lintas sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas.
Polisi langsung melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi hingga kendaraan berhasil dipindahkan dan arus kembali normal dua arah.
BACA JUGA:Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta dalam Program Mudik Bareng 2026
Pihak kepolisian juga mengimbau para pengemudi, khususnya sopir travel maupun kendaraan berat, agar tidak memaksakan diri mengemudi jika kondisi tubuh sudah lelah.
“Kalau sudah lelah jangan dipaksakan. Banyak kecelakaan terjadi karena faktor kelelahan saat berkendara,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



