Mudik Pakai Roof Box? Hati-Hati, Ini Bahaya Jika Tidak Digunakan dengan Benar
Mengingatkan bahaya penggunaan roof box yang tidak tepat-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Penggunaan roof box atau kotak penyimpanan di atap mobil sering menjadi pilihan pemudik untuk membawa barang tambahan saat perjalanan Lebaran.
Namun, penggunaan yang tidak tepat justru dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
Pakar dan instruktur senior keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengingatkan masyarakat agar tidak membawa barang terlalu banyak saat mudik sehingga penggunaan roof box bisa dihindari.
Menurutnya, perjalanan mudik seharusnya tidak disamakan dengan aktivitas pindahan rumah yang membutuhkan banyak barang.
“Roof box jangan jadi ikut-ikutan, karena itu sebenarnya ruang tambahan jika bagasi tidak muat. Kita asumsikan mudik itu bukan seperti pindahan, jadi bawa barang secukupnya saja,” kata Sony saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.
BACA JUGA:Bisnis Hampers Lebaran 2026 Semakin Laris, Ini Ide Bingkisan yang Bisa Dicoba
Gunakan Roof Box untuk Barang Ringan
Sony menjelaskan, apabila pemudik memang membutuhkan roof box sebagai ruang tambahan, maka sebaiknya hanya digunakan untuk menyimpan barang yang ringan.
Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan selama perjalanan, terutama saat mobil melaju di jalan tol atau ketika melewati tikungan.
Menurutnya, membawa barang terlalu berat di roof box dapat meningkatkan risiko kendaraan tergelincir, terutama saat pengemudi melakukan manuver seperti menikung.
“Kalau memang kebutuhannya harus ada roof box, isi dengan barang-barang ringan supaya tidak mengganggu keseimbangan kendaraan,” ujarnya.
Ia juga menyarankan agar pengemudi membatasi kecepatan kendaraan jika menggunakan roof box.
BACA JUGA:Intip Spesifikasi Toyota Land Cruiser FJ, Hadir dengan DNA Off-Road: Tetap Lincah di Perkotaan
Kecepatan mobil sebaiknya tidak melebihi 80 kilometer per jam, terutama di jalan tol yang memiliki hembusan angin cukup kuat atau di jalan provinsi yang banyak pohon dan ranting.
Pengaruh terhadap Konsumsi BBM
Selain memengaruhi stabilitas kendaraan, penggunaan roof box juga dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Hal ini terjadi karena roof box mengubah aerodinamika kendaraan sehingga hambatan angin menjadi lebih besar.
Akibatnya, mesin mobil harus bekerja lebih keras untuk melawan tekanan angin saat melaju di jalan.
BACA JUGA:Toyota Fortuner Siap Dapat Penyegaran, Tampilan Baru Lebih Modern dan Canggih
Dalam kondisi tersebut, konsumsi bahan bakar kendaraan dapat meningkat sekitar 5 hingga 15 persen dibandingkan penggunaan kendaraan tanpa roof box.
Karena itu, para pemudik diimbau untuk membawa barang secukupnya dan memastikan kendaraan tetap dalam kondisi aman serta stabil selama perjalanan.
Dengan perencanaan perjalanan yang baik dan penggunaan perlengkapan kendaraan secara bijak, perjalanan mudik Lebaran diharapkan dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



