Alarm Karhutla di Jambi, KKI Warsi Catat 193 Hotspot dalam Dua Bulan
KKI Warsi mencatat sebanyak 193 titik hotspot terdeteksi di Provinsi Jambi dalam dua bulan-Jambi-Independent-Andin
Jambi, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Provinsi Jambi.
Dalam dua bulan pertama tahun 2026, KKI Warsi mencatat adanya peningkatan titik panas atau hotspot yang tersebar di sejumlah wilayah.
Organisasi lingkungan KKI Warsi Jambi mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat terjadi di Provinsi Jambi jika langkah mitigasi tidak segera dilakukan.
Dalam diskusi bersama media di Jambi, Direktur KKI Warsi, Adi Junedi, menyampaikan bahwa selama Januari hingga Februari 2026 pihaknya menemukan sekitar 193 titik hotspot di berbagai wilayah kabupaten di Provinsi Jambi.
“Dalam dua bulan terakhir, kami mencatat ada sekitar 193 titik hotspot yang tersebar di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi,” kata Adi Junedi.
Menurutnya, angka tersebut menjadi peringatan dini bagi semua pihak karena potensi kebakaran hutan dan lahan bisa meningkat apabila musim kemarau panjang terjadi.
Adi menjelaskan bahwa kondisi ini mengingatkan pada peristiwa karhutla besar yang pernah terjadi di Indonesia, termasuk di Jambi, seperti pada tahun 2015 dan 2019.
“Kita tidak ingin kejadian besar seperti tahun 2015 dan 2019 kembali terulang. Karena itu perlu langkah mitigasi sejak dini,” ujarnya.
Ia mendorong pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk kembali memperkuat langkah pencegahan seperti yang pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Langkah mitigasi tersebut antara lain pengawasan wilayah rawan kebakaran, penguatan sistem peringatan dini, serta peningkatan koordinasi antar instansi dalam penanggulangan karhutla.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



