Jangan Terlewat! Ini Perkiraan Malam Lailatul Qadar dan Amalan yang Dianjurkan
Memasuki 10 malam terakhir Ramadan 2026-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Memasuki pertengahan Ramadan 1447 Hijriah, perhatian umat Islam mulai tertuju pada sepuluh malam terakhir bulan suci.
Pada fase inilah diyakini terdapat Lailatul Qadar, malam yang disebut dalam Al-Qur’an lebih mulia dari seribu bulan.
Karena kemuliaannya, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah pada periode tersebut. Memahami waktu, tanda-tanda, serta strategi amalan menjadi langkah penting agar tidak melewatkan momentum spiritual yang sangat berharga ini.
BACA JUGA:Gubernur Jambi Tekankan Komitmen Kinerja Terukur pada Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026
Mengenali Tanda-Tanda Lailatul Qadar
Keistimewaan malam Lailatul Qadar kerap dikaitkan dengan sejumlah fenomena alam yang disebutkan dalam hadis.
Dalam riwayat Imam Muslim, salah satu tanda yang sering disebut adalah munculnya matahari di pagi hari dengan cahaya putih yang lembut dan tidak menyilaukan. Kondisi tersebut diyakini menjadi simbol keberkahan dari malam sebelumnya.
Selain itu, dalam riwayat Ahmad disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar digambarkan sebagai malam yang cerah, tenang, dan terasa damai. Suasana malam tersebut digambarkan seakan bulan bersinar terang seperti purnama.
Namun para ulama menegaskan bahwa tanda-tanda tersebut tidak selalu sama setiap tahun.
BACA JUGA:Jangan Sampai Tekor! Ini Panduan Nominal Amplop THR untuk Keluarga dan Anak-anak
Ibnu Hajar mencatat penjelasan Ibnu al-Munir yang mencontohkan bahwa pada masa Rasulullah SAW, Lailatul Qadar pernah ditandai dengan turunnya hujan lebat. Akan tetapi fenomena itu tidak selalu terulang pada tahun-tahun berikutnya.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak hanya menunggu tanda alam tertentu, melainkan fokus meningkatkan ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan.
Perkiraan Jadwal Malam Ganjil Ramadan 2026
Secara syariat, waktu pasti turunnya Lailatul Qadar merupakan rahasia Allah SWT. Namun Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.
“Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.” (HR Bukhari).
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang disusun Kementerian Agama, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada:
-
19 Februari 2026 (versi pemerintah/NU)
-
20 Februari 2026 (versi Muhammadiyah)
BACA JUGA:Safari Ramadhan di Batang Asai, Gubernur Jambi Dorong Pembangunan Desa Batu Empang
Berikut estimasi malam-malam ganjil yang berpotensi menjadi waktu turunnya Lailatul Qadar:
Malam ke-21 Ramadan Muhammadiyah: 9 Maret 2026 malam
Pemerintah: 10 Maret 2026 malam
Malam ke-23 Ramadan
Muhammadiyah: 11 Maret 2026 malam
Pemerintah: 12 Maret 2026 malam
Malam ke-25 Ramadan
Muhammadiyah: 13 Maret 2026 malam
Pemerintah: 14 Maret 2026 malam
Malam ke-27 Ramadan
Muhammadiyah: 15 Maret 2026 malam
Pemerintah: 16 Maret 2026 malam
Malam ke-29 Ramadan
Muhammadiyah: 17 Maret 2026 malam
Pemerintah: 18 Maret 2026 malam
BACA JUGA:THR Karyawan Swasta Tetap Dipotong Pajak, ASN Terima Penuh! Ini Penjelasan Pemerintah
Strategi Amalan untuk Meraih Kemuliaan
Agar peluang meraih Lailatul Qadar semakin besar, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan sunnah, terutama pada malam-malam ganjil.
Berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
1. Memperbanyak doa ampunan
Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku.
2. Iktikaf di masjid
Menghabiskan waktu di masjid untuk berzikir, berdoa, dan merenung menjadi amalan yang sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
3. Tadarus Al-Qur’an
Meningkatkan intensitas membaca Al-Qur’an serta berusaha memahami maknanya menjadi salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah.
4. Salat malam (Qiyamul Lail)
Umat Islam dianjurkan memperbanyak salat malam seperti Tahajud, Hajat, dan Witir, terutama pada sepertiga malam terakhir.
5. Bersedekah
Memberikan sedekah pada malam-malam ganjil juga sangat dianjurkan. Pahala sedekah pada malam Lailatul Qadar diyakini setara dengan ibadah selama lebih dari 83 tahun.
BACA JUGA:Airlangga Pastikan Harga BBM Subsidi Belum Naik, Pemerintah Masih Pantau Harga Minyak Dunia
Lailatul Qadar bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi menjadi kesempatan spiritual tahunan bagi umat Islam. Dengan memaksimalkan ibadah sejak malam ke-21 Ramadan, peluang meraih keberkahan malam seribu bulan akan semakin besar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



