PKH & BPNT 2026 Cair Hari Ini! Saldo KKS BNI-BRI Tembus Rp1,6 Juta di Wilayah Ini
Cek syarat terbaru penerima bansos PKH, BPNT, hingga PBI BPJS Kesehatan Tahun 2026.-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kabar gembira datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Update terbaru pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2026 mulai menunjukkan progres.
Sejumlah daerah dilaporkan telah menerima pencairan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dengan saldo masuk ke rekening bank penyalur seperti Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Informasi pencairan tahap awal ini menjadi perhatian masyarakat yang menantikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok di awal tahun.
Pencairan Mulai Terpantau di Sejumlah Daerah
Berdasarkan laporan yang diterima, pencairan pertama terpantau di wilayah Serang, Banten. KKS terbitan 2017 dari Bank BNI dilaporkan sudah menerima saldo bantuan.
Salah satu KPM di wilayah tersebut menerima:
PKH sebesar Rp1.600.000
BPNT sebesar Rp600.000
Selain itu, pencairan juga terjadi melalui Bank BRI di wilayah Sulawesi Selatan. Di daerah tersebut, KPM terpantau menerima BPNT sebesar Rp600.000.
Nominal tersebut merupakan bantuan pangan rutin yang disalurkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat prasejahtera.
Daerah Lain Mulai Menyusul
Tak hanya Serang dan Sulawesi Selatan, pencairan juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah lain.
Di antaranya:
Saldo Rp1.600.000 masuk melalui Bank BRI untuk kategori KPM tertentu
PKH tahap 1 sebesar Rp1.300.000 disalurkan Bank BNI kepada KPM yang memenuhi kriteria
Wilayah Palembang menerima BPNT Rp600.000 melalui Bank BRI
Hal ini menunjukkan proses penyaluran bansos tahap awal 2026 masih terus berjalan secara bertahap.
BACA JUGA:Bocoran Google Pixel 10a Terungkap! Ini Spesifikasi, Harga, dan Fitur Anyarnya
Pencairan Tidak Serentak
Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran PKH dan BPNT memang dilakukan bertahap. Artinya, tidak semua daerah menerima bantuan pada hari yang sama.
Ada wilayah yang lebih dahulu cair, sementara daerah lain menyusul sesuai proses administrasi, validasi data, dan kesiapan bank penyalur.
Bagi masyarakat yang belum menerima saldo masuk, diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik.
Hal yang Perlu Diperhatikan KPM
- Agar pencairan berjalan lancar, KPM perlu memastikan beberapa hal berikut:
- Status kepesertaan aktif di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Rekening KKS dalam kondisi aktif, tidak pasif atau bermasalah.
BACA JUGA:Aura Sultan Muncul! 5 Shio Paling Hoki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa yang Bakal Auto Cuan?
Tidak ada kesalahan data administrasi.
Jika saldo belum masuk, pengecekan rekening disarankan cukup satu hingga dua kali sehari. Terlalu sering mengecek tidak akan mempercepat proses pencairan.
Apabila terdapat kendala seperti kartu rusak atau rekening tidak aktif, KPM disarankan segera menghubungi bank penyalur atau pendamping sosial.
Komitmen Jaga Daya Beli Masyarakat
Program PKH merupakan bantuan sosial bersyarat yang menyasar keluarga miskin dan rentan, meliputi komponen ibu hamil, balita, pelajar, lansia, hingga penyandang disabilitas.
Sementara BPNT bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan pangan melalui mekanisme non tunai.
Pencairan PKH dan BPNT 2026 ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi.
BACA JUGA:Rayakan Valentine Sekaligus Imlek? Ini Ide Mix and Match Outfit yang Tetap Nyambung!
Bagi KPM yang sudah menerima bantuan, diimbau untuk memanfaatkan dana sesuai peruntukannya, terutama untuk kebutuhan pokok dan keperluan penting lainnya.
Sementara itu, bagi yang belum menerima pencairan, tetap bersabar dan pantau informasi resmi dari pendamping sosial maupun bank penyalur. Proses penyaluran masih berlangsung dan berpotensi cair dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



