b9

Mau MPV Listrik yang Beda? Cara DENZA Menarik Perhatian Pasar Indonesia

Mau MPV Listrik yang Beda? Cara DENZA Menarik Perhatian Pasar Indonesia

DENZA sukses menarik perhatian pasar Indonesia lewat DENZA D9-Jambi-Independent-akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Industri otomotif nasional sedang memasuki fase baru, terutama di segmen kendaraan listrik premium.

Di tengah persaingan yang makin ramai, DENZA sub-brand premium dari BYD muncul sebagai pemain yang tak hanya menawarkan mobil listrik, tetapi juga pengalaman berkendara yang benar-benar berbeda.

Sejak pertama kali hadir di Indonesia pada awal 2025, DENZA langsung mencuri perhatian. Model andalannya, DENZA D9, sukses mencatatkan penjualan lebih dari 7.000 unit hingga Desember 2025.

Capaian ini sekaligus mengukuhkan D9 sebagai benchmark baru di kelas Premium Electric MPV.

Angka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa konsumen Indonesia, khususnya kalangan profesional, eksekutif, dan keluarga urban, kini tak lagi sekadar mencari kendaraan mewah.

BACA JUGA:Brio Satya S CVT vs Toyota Raize 2026, Matic Murah atau SUV Stylish? Ini Perbandingannya

Mereka menginginkan mobil yang cerdas, aman, nyaman, sekaligus merepresentasikan gaya hidup modern yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Filosofi Premium yang Terasa di Jalan

DENZA tidak membangun citra premiumnya lewat kemewahan berlebihan. Sebaliknya, brand ini mengedepankan pengalaman berkendara yang matang hening, halus, dan penuh kontrol.

DENZA D9 menjadi cerminan filosofi tersebut, menghadirkan perjalanan yang tenang di tengah mobilitas tinggi kota besar.

Di balik ketenangan itu, DENZA juga terus mempersiapkan masa depan. Salah satunya lewat pengembangan inovasi arsitektur kendaraan terbaru yang dikenal sebagai e³ Platform, sebuah fondasi teknologi yang akan digunakan pada model-model generasi berikutnya.

BACA JUGA:Penasaran Brio Matic Paling Murah? Honda Brio Satya S CVT Resmi Meluncur Mulai Rp180 Jutaan!

e³ Platform, Otak di Balik Kendaraan Listrik Presisi

Kekuatan utama DENZA terletak pada inovasi teknologinya. e³ Platform menjadi bukti bagaimana brand ini tidak main-main dalam merancang kendaraan listrik premium.

Platform ini mengintegrasikan empat pilar utama: Three Electric Motors, Rear Wheel Steering, Cell to Body (CTB), dan Vehicle Motion Control (VMC).

Salah satu fitur paling revolusioner adalah sistem roda belakang yang dapat bergerak secara independen. Pada kecepatan rendah, roda belakang berbelok ke arah dalam untuk memperkecil radius putar membuat mobil besar tetap lincah di area sempit.

Sementara di kecepatan tinggi, roda bergerak searah dengan roda depan untuk meningkatkan stabilitas.

BACA JUGA:Toyota Raize 2026 Resmi Diperbarui, Warna Baru dan Nuansa GR Sport Jadi Daya Tarik

Aspek keselamatan juga ditingkatkan lewat sistem Vehicle Motion Control (VMC) yang bekerja dalam hitungan milidetik.

Sistem ini membaca kondisi jalan secara real-time dan melakukan penyesuaian bahkan sebelum potensi bahaya muncul.

Hasilnya terbukti, DENZA Z9 GT mencetak rekor Moose Test di kecepatan 93,6 km/jam—sebuah pencapaian luar biasa di segmen premium.

Meski begitu, DENZA menegaskan bahwa D9 tetap menjadi representasi filosofi premium mereka hari ini: nyaman, berkelas, dan relevan untuk kebutuhan profesional maupun keluarga modern.

DENZA D9 dan Enam Pilar Kenyamanan Premium

Sebagai model terlaris DENZA di Indonesia, D9 dibangun di atas enam pilar keunggulan. Dari sisi desain, eksteriornya mengusung konsep Meteor Track dengan waistline dinamis dan Motion Front Grill yang ikonik, memberi kesan elegan sekaligus berwibawa.

BACA JUGA:Toyota Raize 2026 Resmi Diperbarui, Warna Baru dan Nuansa GR Sport Jadi Daya Tarik

Masuk ke kabin, nuansa premium langsung terasa. Material kulit berkualitas tinggi berpadu dengan kursi pijat elektrik lengkap dengan sandaran kaki dan meja lipat multifungsi.

Tata letak kursi “777” memungkinkan tujuh penumpang dewasa duduk nyaman, sambil tetap menyediakan ruang bagasi untuk tujuh koper dan tujuh tas jinjing.

Pengalaman digital diperkuat oleh sistem DiLink Intelligent Interactive. Layar utama 15,6 inci ultra-HD dipadukan dengan layar kontrol LCD di sandaran tangan kursi tengah, memberi kendali penuh atas pencahayaan kabin, AC, hingga panoramic roof seluas 1,1 meter persegi yang mampu menangkal 99 persen sinar UV.

Jarak Jauh, Isi Daya Singkat, dan Keamanan Tanpa Kompromi

Soal efisiensi, DENZA D9 menjawab dua kekhawatiran utama pengguna EV: jarak tempuh dan pengisian daya. Dibekali Blade Battery 103 kWh, MPV listrik ini mampu menempuh jarak hingga 600 km. D

ukungan fast charging 166 kW memungkinkan pengisian 10 menit untuk tambahan jarak hingga 150 km.

Keamanan pun menjadi prioritas. Struktur bodi menggunakan hampir 80 persen baja berkekuatan tinggi, dilengkapi balok anti-tabrakan depan ganda.

BACA JUGA:Bikin Dompet Aman! Konsumsi BBM Corolla Cross Hybrid Tembus 22 Km/Liter, SUV Paling Irit di Indonesia?

Fitur High-Speed Blowout Stability Control juga siap menjaga kestabilan kendaraan saat ban pecah di kecepatan hingga 140 km/jam, dengan pengaturan torsi roda yang presisi.

Layanan Premium yang Terus Berkembang

Bagi DENZA, pengalaman premium tidak berhenti di produk. Jaringan dealer dan layanan purna jual menjadi bagian penting dari strategi mereka. Saat ini, outlet DENZA telah hadir di kawasan strategis seperti BSD City, Kelapa Gading, Pluit, Gatot Subroto, hingga Denpasar, Bali.

DENZA juga menunjuk 10 dealer BYD terpilih sebagai DENZA Authorized Service Dealer yang tersebar di kota-kota besar, mulai dari Jakarta dan Bogor hingga Balikpapan dan Makassar.

Langkah ini memastikan konsumen mendapatkan layanan eksklusif dan akses ke ekosistem komunitas DENZA.

BACA JUGA:Toyota Kijang Innova V vs Voxy Bekas 2019: MPV Keluarga Tangguh atau Stylish Modern?

Lebih dari Sekadar Mobil

Bagi para penggunanya, DENZA bukan sekadar alat transportasi. Ia telah menjadi bagian dari identitas—simbol gaya hidup yang menghargai waktu, kenyamanan, dan ketenangan.

Dengan suspensi DiSus Intelligent Body Control System dan tingkat kekedapan kabin yang tinggi, DENZA menawarkan ruang rehat di tengah padatnya kehidupan urban.

 

Kehadiran DENZA di Indonesia bukan hanya menandai babak baru elektrifikasi, tetapi juga membuktikan bahwa teknologi tinggi, kemewahan, dan kepedulian lingkungan bisa berjalan beriringan—tanpa harus saling mengorbankan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait