Yuk, Cegah Kebakaran! Langkah Simpel untuk Kurangi Risiko Sejak Dini
Kebakaran dapat terjadi kapan saja akibat kelalaian manusia maupun faktor alami-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kebakaran merupakan salah satu peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian besar, baik berupa hilangnya harta benda hingga mengancam keselamatan jiwa.
Peristiwa ini bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, mulai dari kawasan permukiman, perkantoran, hingga hutan dan lahan terbuka.
Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar ketika tidak terkendali, baik akibat proses alami maupun kelalaian manusia.
Dalam kehidupan sehari-hari, kebakaran kerap dipicu oleh hal-hal yang terlihat sepele. Mulai dari kompor yang meledak, hubungan arus pendek listrik, hingga penyimpanan bahan mudah terbakar di tempat yang tidak aman. Tak jarang, sebagian besar kasus kebakaran di lingkungan rumah justru berawal dari keteledoran manusia.
BACA JUGA:Tok! Oknum ASN Polda Jambi Divonis 10 Tahun Penjara, Kasus Pencabulan Anak Berujung Banding
Memang, melakukan kesalahan adalah hal yang wajar. Namun, jika kesalahan tersebut berpotensi menimbulkan bahaya besar seperti kebakaran, tentu kewaspadaan harus menjadi prioritas.
Meski musibah kebakaran bisa datang tanpa diduga, langkah pencegahan sejak dini tetap dapat dilakukan untuk meminimalkan risikonya.
Berikut beberapa langkah sederhana namun penting yang bisa diterapkan di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran.
Pertama, pastikan pemantik api dan korek api disimpan jauh dari jangkauan anak-anak. Rasa ingin tahu anak yang tinggi bisa menjadi pemicu bahaya jika mereka bermain dengan api tanpa pengawasan. Api kecil dari korek dapat dengan mudah membakar benda di sekitarnya.
BACA JUGA:Menteri Nusron: Pemerintah Kuasai Kembali Jutaan Hektare Kawasan Hutan dari Praktik Penyalahgunaan
Kedua, jauhkan benda-benda yang mudah terbakar dari sumber api. Lilin, yang sering digunakan saat listrik padam, harus diletakkan di tempat yang stabil dan aman.
Hindari meletakkan lilin dekat dengan kertas, kain, atau furnitur berbahan kayu karena api dapat dengan cepat menyebar jika lilin jatuh atau roboh.
Ketiga, berhati-hatilah saat merokok di dalam ruangan. Bara api pada puntung rokok yang belum sepenuhnya padam bisa memicu percikan api, terutama jika dibuang ke tempat sampah atau asbak yang penuh. Pastikan puntung rokok benar-benar mati dan biasakan membersihkan asbak secara rutin.
Keempat, hindari menggunakan pakaian atau atribut yang berumbai saat berada dekat dengan sumber api, seperti kompor, perapian, atau lilin.
Bagian pakaian yang menjuntai sangat rentan tersambar api dan dapat menyebabkan kebakaran dalam hitungan detik.
BACA JUGA:Masyarakat Nilai Pelayanan Pertanahan Kementerian ATR/BPN Semakin Cepat dan Informatif
Kelima, gunakan alat-alat kelistrikan secukupnya. Kebiasaan membiarkan televisi, komputer, atau perangkat listrik lainnya menyala saat tidak digunakan dapat menyebabkan panas berlebih dan memicu hubungan arus pendek. Selain lebih aman, langkah ini juga membantu menghemat listrik.
Keenam, sediakan alat pemadam kebakaran di rumah sebagai langkah antisipasi. Alat ini sebaiknya ditempatkan di area yang rawan sumber api, seperti dapur atau garasi.
Pastikan alat pemadam selalu dalam kondisi baik, tidak berkarat, dan belum melewati masa kedaluwarsa.
Ketujuh, pasang pendeteksi asap atau smoke detector. Alat ini berfungsi mendeteksi asap dalam jumlah tidak normal dan akan memberikan peringatan dini jika terjadi kebakaran.
Pendeteksi asap sangat membantu penghuni rumah untuk bertindak cepat sebelum api membesar.
BACA JUGA:Menteri Nusron Laporkan Progres Revisi RTR Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbart ke Komisi II DPR RI
Terakhir, rencanakan jalur evakuasi. Saat kebakaran terjadi dan api sudah sulit dikendalikan, keselamatan diri menjadi hal utama.
Menyediakan jalur evakuasi, seperti tangga darurat atau tali di dekat jendela, terutama di lantai atas, dapat membantu proses penyelamatan diri dengan lebih aman.
Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut, risiko kebakaran dapat diminimalkan. Pencegahan sejak dini bukan hanya melindungi rumah dan harta benda, tetapi juga menjaga keselamatan diri dan keluarga dari bahaya yang tidak diinginkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




