b9

Tak Mau Kalah! Apple Disebut Siap Garap iPhone Lipat, Pengguna Makin Tak Sabar

Tak Mau Kalah! Apple Disebut Siap Garap iPhone Lipat, Pengguna Makin Tak Sabar

Ilustrasi Apple untuk merilis iPhone lipat-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Tekanan terhadap Apple untuk segera merilis iPhone lipat kian menguat. Sejumlah pengguna dan pengamat teknologi menilai perusahaan asal Cupertino itu terlalu lama menunda kehadiran smartphone foldable, di tengah tren ponsel lipat yang semakin matang dan diterima pasar.

Dorongan tersebut menguat setelah hasil jajak pendapat terhadap lebih dari 2.000 responden menunjukkan mayoritas pengguna mulai tidak sabar menunggu iPhone lipat.

Dalam survei itu, 62,65 persen responden menilai pendekatan Apple yang terus mengejar kesempurnaan teknis sebagai langkah yang berlebihan dan bahkan dianggap “pekerjaan sia-sia”. Sementara itu, hanya 37,35 persen responden yang masih mengapresiasi sikap perfeksionis Apple.

Data tersebut mencerminkan pergeseran ekspektasi pasar, di mana konsumen kini lebih mengutamakan kehadiran produk inovatif dibandingkan penyempurnaan teknis yang terlalu detail. Bagi banyak pengguna, kehadiran iPhone lipat dinilai lebih penting ketimbang menunggu perangkat yang benar-benar sempurna secara teknis.

BACA JUGA:Aura Mewah Makin Kental, SUV Kelas Sultan Lexus RX350 2026 Curi Perhatian Sejak Kemunculannya

Tekanan dari Kesuksesan Samsung

Situasi ini terjadi di tengah kesuksesan Samsung Galaxy Z Fold 7 di pasar global. Ponsel lipat terbaru Samsung itu dilaporkan mencatat penjualan yang sangat baik dan semakin mengukuhkan posisi Samsung sebagai pemimpin di segmen foldable.

Keberhasilan tersebut secara tidak langsung menciptakan tekanan kompetitif bagi Apple. Banyak pengguna iOS menyatakan keinginan memiliki perangkat lipat dengan antarmuka iOS dan ekosistem Apple, sesuatu yang hingga kini belum terwujud.

Obsesi Apple pada Layar Tanpa Lipatan

Salah satu faktor utama yang diyakini menjadi penyebab penundaan iPhone lipat adalah obsesi Apple terhadap kualitas layar.

BACA JUGA:Head to Head SUV Listrik: JAECOO J5 vs Toyota Urban Cruiser, Siapa Lebih Unggul?

Perusahaan disebut-sebut menargetkan layar lipat dengan lipatan (crease) yang benar-benar tidak terlihat, bahkan dari sudut pandang tertentu dan dalam kondisi pencahayaan spesifik.

Namun, dengan teknologi yang tersedia saat ini, target tersebut dinilai sulit diwujudkan. Sebagai perbandingan, Samsung Galaxy Z Fold 7 telah membuktikan bahwa lipatan layar yang sangat minim tidak mengganggu pengalaman penggunaan sehari-hari. Banyak pengguna justru tidak lagi mempermasalahkan keberadaan crease, selama tidak mengganggu tampilan visual.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai relevansi standar kesempurnaan Apple untuk produk foldable pertamanya, terutama ketika pasar sudah siap menerima kompromi teknis tertentu.

Fokus ke iPhone Lipat, iPad Lipat Ditunda

BACA JUGA:Tak Masuk Akal! Jaecoo J5 EV Mobil Listrik dengan Fitur Lengkap Dibanderol di Bawah Rp300 Juta

Dinamika pengembangan perangkat lipat Apple juga tercermin dari keputusan strategis perusahaan. Apple dikabarkan memprioritaskan pengembangan iPhone lipat dibandingkan iPad lipat. Akibatnya, peluncuran iPad lipat disebut-sebut ditunda hingga sekitar 2028, sementara fokus utama diarahkan ke penyempurnaan iPhone lipat.

Langkah ini menunjukkan bahwa Apple sebenarnya cukup serius menggarap segmen smartphone foldable, meski dengan timeline yang lebih panjang dibanding para pesaingnya.

Material Layar Masih Jadi Perdebatan

Dari sisi teknologi, material layar menjadi salah satu tantangan terbesar. Laporan terbaru menyebutkan Apple berencana menggunakan Ultra-Thin Glass (UTG) dari Corning untuk iPhone lipatnya, dengan produksi massal yang ditargetkan mulai September 2025. Material ini diharapkan mampu menyeimbangkan antara ketahanan, fleksibilitas, dan kualitas visual.

BACA JUGA:Toyota Urban Cruiser EV Terbaru Unjuk Gigi, Siap Geser Rival di Segmen B-SUV Listrik

Meski demikian, perdebatan di kalangan analis masih berlangsung. Sejumlah pihak memiliki pandangan berbeda mengenai komposisi material terbaik untuk iPhone lipat, mencerminkan kompleksitas teknis yang masih harus diselesaikan Apple sebelum perangkat tersebut benar-benar siap dipasarkan.

Pasar Mulai Jenuh dengan Desain Konvensional

Permintaan terhadap iPhone lipat juga didorong oleh kejenuhan pasar terhadap desain smartphone konvensional. Setelah bertahun-tahun mengusung bentuk yang relatif serupa, ponsel lipat dipandang sebagai angin segar dalam inovasi desain.

Dengan meningkatnya tekanan dari pengguna dan persaingan yang kian ketat, Apple kini berada di persimpangan penting. Apakah tetap bertahan dengan standar kesempurnaannya, atau mulai berkompromi demi menghadirkan iPhone lipat yang sudah lama dinantikan pasar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: