b9

Yamaha Neos Optimis Kuasai Pasar Motor Listrik Indonesia, Apa yang Bikin Pede?

Yamaha Neos Optimis Kuasai Pasar Motor Listrik Indonesia, Apa yang Bikin Pede?

Uji coba Yamaha Neos untuk menguasai pasar motor listrik Indonesia-Jambi-Independent-Dealer Yamaha Jakarta

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pasar motor listrik di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Berbeda dengan mobil listrik yang pertumbuhannya relatif cepat, adopsi motor listrik di Tanah Air terbilang lebih lambat.

Hal ini tak lepas dari kebiasaan masyarakat yang masih mengandalkan motor konvensional untuk aktivitas harian, sehingga jumlah pengguna mobil listrik saat ini bahkan disebut lebih banyak dibanding motor listrik.

Meski demikian, Yamaha Indonesia tak lantas menyerah. Pabrikan berlogo garpu tala itu terus melakukan berbagai riset dan pendekatan agar sepeda motor listriknya bisa benar-benar diterima pasar Indonesia.

Salah satu strategi terbarunya adalah mengembangkan motor listrik dengan sistem baterai tukar (swap battery), dengan Yamaha Neos sebagai model uji coba utama.

BACA JUGA:Motorola Razr Edisi FIFA 2026 Bocor, Desainnya Bikin Fans Bola Tergoda

Manager Public Relations PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifqi Maulana, mengungkapkan bahwa riset Yamaha Neos di Indonesia sudah berjalan sejak Oktober 2025.

Dalam prosesnya, Yamaha juga menggandeng layanan ojek online untuk melakukan pengujian langsung di kondisi penggunaan nyata.

“Sudah sejak Oktober 2025 Yamaha meriset Neos di Indonesia. Ini salah satu strategi elektrifikasi Yamaha Indonesia dengan bekerja sama dengan ojek online untuk pengetesan Yamaha Neos,” ujar Rifqi.

Rifqi memang belum membocorkan detail hasil riset yang sedang berjalan. Namun ia menegaskan Yamaha sangat berhati-hati sebelum memperkenalkan motor listrik tertentu ke pasar Indonesia.

BACA JUGA:Gebrakan Otomotif! Mobil Buatan Indonesia Bakal Diproduksi 2027 dengan Harga di Bawah Rp300 Juta

Pendekatan ini dilakukan agar produk yang dirilis benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan karakter konsumen lokal.

“Yamaha Indonesia sifatnya support dan mengikuti arahan dari prinsipal. Setelah proyek E01 selesai, kini fokus riset kembali dijalankan bersama Yamaha Motor Company,” tambahnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Rifqi juga menyebutkan bahwa pengujian motor listrik Yamaha di Indonesia merupakan program langsung dari Yamaha Motor Company (YMC), dengan Yamaha Indonesia berperan sebagai fasilitator, termasuk kerja sama dengan layanan ride hailing seperti Grab.

Berbeda dengan Yamaha E01 yang menggunakan baterai tanam, Yamaha Neos hadir dengan konsep baterai yang bisa dilepas dan ditukar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: