Al Haris Intruksikan ASN Kerinci Dorong Percepatan Vaksinasi

 Al Haris Intruksikan ASN Kerinci Dorong Percepatan Vaksinasi

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, KERINCI, JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris menginstruksikan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov yang berasal dari Kerinci untuk membantu dalam mendorong percepatan vaksinasi di Kabupaten Kerinci. Hal tersebut dikatakan Al Haris usai melakukan peninjauan vaksinasi di Kabupaten Kerinci, Sabtu (15/1).

Dalam kunjungannya, Al Haris melakukan peninjauan ke beberapa tempat vaksinasi di Kabupaten Kerinci, antara lain Desa Tanjung Pauh Mudik Kecamatan Danau Kerinci Barat dan Desa Koto Baru Semurup Kecamatan Air Hangat Timur.

Kali ini, Gubernur Al Haris mendorong untuk melaksanakan percepatan vaksin di Kabupaten Kerinci. Pemprov Jambi membawa beberapa orang pejabat asli Kerinci dan menginstruksikan mereka dalam mendorong percepatan vaksinasi di Kabupaten Kerinci, setidaknya di desanya masing-masing.

“Harapannya adalah mereka dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan angka vaksin di Kabupaten Kerinci, dalam beberapa hari ke depan dengan target yang ada. Setidaknya ada enam ribu orang yang sudah divaksin, sehingga persentase masyarakat Kerinci yang sudah divaksin bisa diatas 70 persen,” kata  Al Haris.

Persentase vaksin di Kabupaten Kerinci masih rendah berada dibawah angka 70 persen dibanding dengan Kabupaten lainnya di Provinsi Jambi yang sudah mencapai 70 persen. “Saya sengaja mengajak ASN Pemerintah Provinsi Jambi bersama tenaga medis untuk mendorong percepatan vaksin di Kabupaten Kerinci, sehingga terjadi peningkatan persentase yang signifikan untuk masyarakat yang telah divaksin,” ungkap Al Haris.

Al Haris juga mengimbau masyarakat Kerinci untuk selalu patuh dalam menerapkan protokol kesehatan dan terus meningkatkan imun tubuh sebagai salah satu upaya dalam pencegahan covid-19.

“Saya ingatkan, masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebagai salah satu upaya dalam menangkal covid-19. Vaksin juga merupakan salah satu syarat saat kita hendak melakukan berpergian,” pesan Al Haris. (*/slt)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: