Sampai Bentuk Operasi Khusus Illegal Drilling di Senami, Apakah Ada Oknum Terlibat? Ini Penjelasan Polda Jambi

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Wendi Oktariansyah, menunjukkan sebagian barang bukti yang diamankan.-ist/jambi-independent.co.id-
Seperti diketahui, Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi, kini menahan 2 pria dalam operasi illegal drilling atau sumur minyak ilegal di Senami, Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari.
Keduanya berinisial AP selaku pemolot (penambang) dan MW selaku sopir di kawasan sumur minyak ilegal Senami. Dari hasil interogasi, penyidik mendapatkan sejumlah keterangan.
BACA JUGA: 5 Rempah Alami Ini Terbukti Ampuh Membantu Turunkan Berat Badan! Sudah Coba?
BACA JUGA:Hasil Liga Inggris: West Ham Hancurkan Leicester 2-0, Gol Bunuh Diri Jadi Petaka!
Untuk AP selaku penambang di sumur minyak ilegal, dia mengaku bisa menambang selama 16 jam dalam sehari. Selama itu, dia bisa mendapat minyak sebanyak 10 ribu liter.
Minyak ini kata dia, akan dimuat ke dalam drum dengan kapasitas 210 liter. Artinya sekitar 50 drum dalam sehari.
Jika dihitung dengan upahnya yaitu Rp50 ribu per drum, artinya dia bisa mendapat uang Rp2,5 juta dalam sehari.
Kemudian untuk si sopir. Upah yang biasa diterimanya sebesar Rp4.250.000 per trip sudah dengan ongkos jalan. Tujuannya, dari Senami ke Bayat.
BACA JUGA:Gegara Tuak, Dua Sahabat di Tanjab Timur Berkelahi Hingga Berujung Pembacokan
BACA JUGA: Tak Perlu ke Psikolog! Ini 7 Langkah Sederhana untuk Mengelola Stres dengan Baik
Dalam 1 minggu, dia bisa mengangkut minyak sebanyak 5 kali. Artinya, minimal dalam 1 minggu dia bisa mendapat uang sebesar Rp2.350.000.
Jika melihat jumlah uang yang bisa didapat, wajar jika bisnis gelap ini sangat banyak penggemarnya.
Polda Jambi, mengambil alih pengembangan kasus sumur minyak alias illegal drilling, pasca penertiban besar-besaran di Senami, Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari.
Dalam operasi illegal drilling di Senami ini, ada 2 orang yang diamankan. Keduanya berinisial AP selaku pemolot (penambang) dan MW selaku sopir.
BACA JUGA:Hujan Lebat di Kerinci, Debit Sungai Bungak Naik, 1 Mobil Terbawa Longsor dan Hanyut di Sungai
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: