Menkominfo akan Temui Kapolri untuk Berantas Judi Online dan Pinjol Ilegal

Menkominfo akan Temui Kapolri untuk Berantas Judi Online dan Pinjol Ilegal

Menkominfo Budi Arie Setiadi-ist/jambi-independent.co.id-laman resmi kemenkominfo

“Bapak Presiden Joko Widodo sudah menugaskan kepada saya untuk menghapus judi online karena merugikan dan meresahkan masyarakat," kata dia.

Menteri Budi Arie mengatakan, judi online memiliki daya tipu yang luar biasa. Bahkan, judi slot berkembang sangat cepat.

BACA JUGA:Seorang Pria di Tanjab Timur Ditikam Temannya Sendiri di Kedai Tuak

BACA JUGA:5 Shio yang Paling Murah Hati kepada Semua Orang, Gak Pelit dan Senang Berbagi

"Dalam sebulan sejak saya menjabat sebagai Menteri Kominfo, sudah ada 42 ribu situs judi online yang telah saya takedown,” paparnya.

Menteri Budi Arie juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terjerat dalam praktik pinjaman online ilegal. Ia secara khusus meminta agar ibu-ibu tidak tergoda oleh tawaran pinjaman online yang berujung pada penipuan.

“Pinjaman online ilegal sering mengecoh ibu rumah tangga, guru, dan anak-anak muda. Oleh karena itu, bagi ibu-ibu di Riau dan seluruh Indonesia, jangan terjebak dalam pinjaman online ilegal," kata dia.

Menurutnya, lebih baik meminta bantuan kepada suami jika memang ada kebutuhan yang mendesak.

BACA JUGA:Warga Batanghari: Kadishub Provinsi Jambi Jangan Asal Klaim, Angkutan Batu Bara Beroperasi di Luar Jadwal

BACA JUGA:Kaya Raya, Ini 5 Shio Punya Ladang Bisnis, Cuan Mengalir Tanpa Henti

Selain itu, Menteri Budi Arie juga berbagi tips untuk menghindari pinjol ilegal. Menurutnya, cara yang paling efektif adalah berpikir secara logis dan melakukan pengecekan terhadap legalitas aplikasi.

“Satu-satunya cara untuk mengatasi pinjol adalah dengan dua kata, yaitu logis dan legal. Jika ada tawaran pinjaman online, pastikan terlebih dahulu bahwa pinjaman tersebut legal dan memiliki izin dari OJK," kata dia.

Selain itu, berpikirlah secara logis. Misalnya, jika ada yang menawarkan pinjaman dan mengklaim bisa cair dalam dua menit, hal ini jelas tidak masuk akal dan patut dicurigai. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: