Tim Tabur Kejagung Bekuk Buron Korupsi Jambi, Hindari Petugas Lari ke Genteng Rumah Warga

Tim Tabur Kejagung Bekuk Buron Korupsi Jambi, Hindari Petugas Lari ke Genteng Rumah Warga

Tim Tabur Kejagung Bekuk Buron Korupsi Jambi, Hindari Petugas Lari ke Genteng Rumah Warga-ist/jambi-independent.co.id-

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kerja apik Tim Tabur Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi Jambi berhasil menggulung pelarian Mushasi Pangeran Batara, buronan tindak pidana korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Tebo. 

Mushasi merupakan terpidana dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pengerjaan pekerjaan paket pengaspalan jalan tahun anggaran 2013 – 2015 dengan kerugian negara sebesar Rp1,5 miliar. 

Berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Jambi menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jambi dengan menjatuhkan hukuman penjara terhadap Terpidana Mushasi selama 5 tahun penjara dan pidana denda sebanyak Rp300 juta subsidair 2 bulan kurungan. 

Selanjutnya berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 381/K/PID.SUS/2021 tanggal 19 Oktober 2021, menolak permohonan kasasi Terpidana Mushasi.

BACA JUGA:Perayaan Malam Tahun Baru Imlek 2023, Bisa Makan Sepuasnya di Rumah Kito by WH 

BACA JUGA:Hotman Paris Ungkap Penyebab Pertengkaran Venna Melinda dan Ferry Irawan hingga Berujung Laporan KDRT

"Dalam proses pengamanan, Terpidana tidak kooperatif dengan cara melarikan diri ke atas genting rumah warga sehingga menarik perhatian dan membuat amarah warga di sekitar rumah Terpidana. Selain itu, keluarga Terpidana juga tidak kooperatif dengan berupaya menghalangi tim mencari Terpidana di sekitar rumahnya dan mengusir tim dari halaman rumahnya dengan alasan mengganggu kenyamanan pemilik rumah," ungkap Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana.

Dia menerangkan, Terpidana diamankan karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan.

Mushasi  tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan oleh karenanya dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Setelah berhasil diamankan, tim langsung membawa Terpidana menuju Kejaksaan Negeri Tebo untuk dilaksanakan eksekusi.

BACA JUGA:PTPN VI dan KUD Sepakat Remajakan Sawit Pola Mitra 

BACA JUGA:Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemenag 2022, Cek Nama Kamu di Sini

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum. 

"Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan," tandasnya. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: