Punya Banyak Massa, Duet Anies - Ganjar Dinilai Menarik

Punya Banyak Massa, Duet Anies - Ganjar Dinilai Menarik

Anies Rasyid Baswedan-Foto : Rakka Denny-Foto : Harian Disway

Politikus yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengatakan hal tesebut sebuah perjudian. Lantaran menurutnya, selama ini arah politik Partai Nasdem adalah mendukung Pemerintahan dibawah Joko Widodo.

Fahri mengatakan, bahwa selama ini Nasdem berkampanye untuk melawan oposisi yang tidak bukan adalah massanya Anies Baswedan.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Tim Kejati Jambi Amankan Dirut PT Putra Indragiri Sukses, DPO Kasus Penggelapan Pajak

BACA JUGA:VIRAL! Iring Iringan Mobil Tambang Raksasa Masuk Jalanan Kota Jambi, Warga : Ini Mobil atau Monster

Karena Nasdem belum tentu mendapatkan popularitas. Dia selama ini kampanye untuk melawan oposisi. Tiba-tiba sekarang bersama oposisi. Itu perjudian," ungkap Fahri saat diwawancarai wartawan di Jakarta Selatan, Selasa 15 November 2022. 

Kemudian, mantan wakil ketua DPR itu   menjelaskan arah politik massa Anies dengan massa Nasdem yang sedari dulu bertolak belakang. 

"Bagaimana kalau efeknya, semua massa dia (Nasdem) yang tadi menganggap bahwa sudah benar mereka bersama pemerintah, begitu melihat Nasdem bersama oposisi tiba-tiba kabur. Bagaimana kalau itu terjadi," ungkapnya.

"Sama, Anies Baswedan juga demikian. Dia akan mengumpulkan massa yang jenisnya berbeda dengan massa yang dikumpulkan oleh partai Nasdem," sambungnya.

BACA JUGA:Tinjau Perbaikan Jalan Talang Duku, Gubernur Jambi Al Haris Sebut Untuk Kenyamanan Masyarakat

BACA JUGA:Ngaku Mengusulkan Pembelian iPad untuk Anggota DPRD Kota Sungaipenuh, Ini Alasan Feri Satria

Meski begitu, diungkapkannya saat ini kedua kelompok massa yang bertolak belakang itu coba dipersatukan dengan cara Surya Paloh selaku Ketua Umum Partai Nasdem menggandeng Anies Baswedan sebagai Capresnya. 

"Apakah dua jenis massa ini, massa Anies itu adalah massa yang marah kepada pak Jokowi dan pemerintahan ini," ujarnya.

Seperti diketahui, massa Anies Baswedan menjadi kelompok oposisi terhadap Pemerintahan dibawah kepemimpinan Jokowi. (Rafi Adhi Pratama/disway.id)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: disway.id