Sebelum Ditembak, Brigadir J Sempat Berlutut Minta Ampun

  Sebelum Ditembak, Brigadir J Sempat Berlutut Minta Ampun

Adegan Brigadir J berlurut di dekat Ferdy Sambo.-Tangkapan layar-Polri tv Youtube-

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Rekonstruksi pembunuhan Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, memperlihatkan detik-detik sebelum dia ditembak.

Dalam rekonstruksi tersebut, terlihat Brigadir J berlutut dan memohon ampun, sebelum akhirnya ditembak.

Semua diperagakan dalam rekonstruksi tersebut. Termasuk saat Ferdy Sambo menembak secara liar.

Adegan ini berawal saat Brigadir J terlihat berada di halaman rumah dinas Ferdy Sambo.

BACA JUGA:Gaji Telat, THR Tak Kunjung Dibayar PT HAL

BACA JUGA:Kenalkan Budaya Lapek Semendo, Kenduri Swarnabhumi Dilaksanakan di Sarolangun

Tak lama, dia kemudian dihampiri oleh Ricky Rizal. Keduanya lalu terlihat sedang berbincang.

Kemudian mereka bersama-sama berjalan ke arah garasi rumah, dan menuju ruang tengah.

Di dalam ruang tengah, ternyata sudah ada Ferdy Sambo dan Bharada E. Di sana, kemudian Bharada E terlihat berdiri di samping Ferdy Sambo.

Bharada E pun secara mendadak menodongkan senjata ke arah Brigadir J. Melihat dirinya terancam, Brigadir J langsung berlutut memohon kepada Bharada E.

BACA JUGA:Akhirnya, Jalan Khusus Batu Bara Pertama di Jambi Segera Dibangun, Catat Lokasinya

BACA JUGA:Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polda Jambi Amankan 78 Ton Solar, 48 Orang jadi Tersangka

Brigadir J lalu meletakan tangannya di depan dada, bak sedang meminta ampun. Meski begitu, Bharada E kemudian tetap menembak Brigadir J di hadapan Ferdy Sambo.

Seketika Brigadir J tergeletak di lantai rumah Ferdy Sambo. Setelah itu, Ferdy Sambo membelakangi tubuh Brigadir J dan mengambil pistol milik Yosua.

Usai Brigadir J tersungkur, Ferdy Sambo mulai menjalankan aksinya dengan menembak secara liar ke arah dinding.

Diduga tujuan Ferdy Sambo menembak secara liar ke arah dinding seolah ada kejadian baku tembak.

BACA JUGA:Keluhkan Truk Batu Bara di Paal X, Warga: Sering Macet dan Was-Was

BACA JUGA:Setelah Kemenkes, kini Giliran Nadiem Makarim Positif Covid 19

Diketahui tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J menghadiri proses rekonstruksi di rumah Ferdy Sambo, Duren Tiga, 30 Agustus 2022.

Terlihat ada Putri Candrawathi, Ferdy Sambo, Bharada E, Brigadir J, dan Brigadir RR. Perlu diketahui, Polri telah menyelesaikan proses rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J.  Dalam kegiatan ini seluruh tersangka dihadirkan.

Kegiatan rekonstruksi tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni rumah pribadi Ferdy Sambo di Saguling dan rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga. Prosesnya memakan waktu tujuh setengah jam.

"Hari ini kita sudah melaksanakan kegiatan rekonstruksi, berlangsung kurang lebih sekitar 7 jam setengah,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Selasa 30 Agustus 2022, seperti dikutip disway.id.

BACA JUGA:Viral Seorang Pria Memukul Wanita Berhijab di dalam Bus, Ini Penjelasan Polisi

BACA JUGA:Rekonstruksi, Putri Candrawathi Baring di Kasur, Ada Kuat Ma’ruf dan Bripka RR di Sekitarnya

Dedi menuturkan, rekonstruksi dilaksanakan dengan transparan sesuai dengan arahan dan komitmen dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Sesuai dengan komitmen Bapak Kapolri, Timsus diperintahkan untuk se-transparan mungkin di dalam pelaksanaan rekonstruksi yang berjalan 7 jam setengah tersebut,” paparnya.

Dedi menambahkan, dalam rekonstruksi ini diperagakan 78 adegan. Mulai dari peristiwa yang berlangsung di Magelang sebanyak 16 adegan, Saguling 35 adegan, dan Duren Tiga 27 adegan. *

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: