Ada Warga Terpapar DBD di Kelurahan Thehok, Begini Kata Lurah

Ada Warga Terpapar DBD di Kelurahan Thehok, Begini Kata Lurah

GORO: Warga gotong-royong untuk menjaga kebersihan lingkungan.--

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Kondisi cuaca di Kota Jambi yang saat ini sering hujan, masyarakat diimbau pihak kelurahan untuk aktif gotong-royong.

Imbauan ini guna mencegah adanya masyarakat yang terpapar DBD ataupun menambah penyebaran DBD itu sendiri.

Ini seperti yang dikatakan Lurah Thehok, Sugeng Sunuadi. Dirinya mengatakan, memang sebelumnya ada laporan dari warga terpapar DBD.

Pihaknya telah berupaya menekan penyebaran DBD dengan melapor ke fasilitas kesehatan, dan menurunkan fogging di rumah warga terpapar itu.

BACA JUGA:Dipecat Tidak Hormat, Ferdy Sambo Ajukan Banding

BACA JUGA:Merasa Heran Dengan Kasus Ferdy Sambo, Ustad Abdul Somad : Episode Kehidupan Jadi Tontonan

“Sebelum-sebelumnya ada, dan itupun sudah kita laporkan ke pihak Puskesmas Kebun Kopi dan sudah ditanggapi oleh Dinkes Kota Jambi dengan menurunkan fogging dari dinas ke wilayah warga tersebut,” kata Sugeng.

Dia mengatakan, saat ini pun pihak kecamatan dan kelurahan sudah aktif kembali melaksanakan fogging bila ada laporan dari masyarakat.

“Untuk itu kita juga imbau agar masyarakat melaksanakan giat gotong-royong guna pencegahan antisipasi DBD,” imbaunya.

Sementara, sebelumnya untuk mencegah adanya penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD),  Pihak Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, lakukan program antisipasi DBD dengan penyemprotan Fogging atau pengasapan.

BACA JUGA:Ramalan Karier Berdasarkan Zodiak, Gemini, Seseorang yang Bekerja Dengan Anda Mengambil Jalan Pintas

BACA JUGA:Turnament Sepak Bola di Tebo Ricuh, Supporter Adu Jotos Hingga Meninggal Dunia

Plt Lurah Rawasari, Adrian Hefni mengatakan, untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah mulai melakukan program Fogging  pada di 5 titik Kelurahan Rawasari. Yakni, RT 04, RT 15, RT 21, RT 26, dan RT 28.

"Untuk mengantisipasi DBD yang saat ini lumayan tinggi di Kota Jambi, kami adakan program Fogging. Saat ini baru di 4 titik yang baru terlaksana, yaitu di RT 04, RT 15, RT 21, 26 sama di  RT 28," katanya.

Dia mengatakan, penyemprotan fogging  tersebut  diusahakan akan tersebar di seluruh titik Kelurahan Rawasari.

Pihak kelurahan akan memberikan pilihan kepada setiap RT, untuk melakukan fogging atau tidak.

BACA JUGA:Zodiak Kamu, 26 Agustus 2022, Aries , Ini Adalah Hari yang Luar Biasa Bagi Anda

BACA JUGA:Waduh, Ada Jenderal Bintang 3 Takut Tangani Kasus Ferdy Sambo, Siapa Itu?

Jika masyarakat tidak mau diadakan fogging, pihak kelurahan mewajibkan masyarakat untuk melakukan gotong royong. Hal tersebut dilakukan agar nyamuk DBD tidak berkembang biak.

"Kalau warga tidak mau di fogging, setiap warga di RT tersebut diharapkan dan diharuskan untuk melakukan gotong royong. Takutnya nyamuk- nyamuknya bersarang," katanya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: