Tren Mobil Listrik, LG Untung Besar di Bisnis Komponen

Tren Mobil Listrik, LG Untung Besar di Bisnis Komponen

LG meraih untung besar dalam bisnis komponen. Foto : LG--

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - LG Electronics (LG) mendapatkan untung besar di bisnis komponen. Buktinya,LG mencatatkan pesanan total 8 triliun won. Atau sekitar Rp 90 triliun untuk menyediakan pengalaman in-vehicle kendaraan listrik (EV) terbaik kepada beragam manufaktur mobil global pada paruh pertama 2022.
 
Hasil ini, membuat LG kembali mengeklaim posisinya sebagai pemain besar dalam solusi bisnis komponen EV.
 
LG telah bekerja sama dengan berbagai produsen mobil global dalam menyediakan sistem P-OLED IVI di mobil listrik, sekaligus meningkatkan portofolio mereka dengan lebih komprehensif.
 
 
 
"Dengan memanfaatkan teknologi inti yang canggih serta kerja sama dengan manufaktur global yang kuat, kami akan terus menyediakan nilai tambah yang berbeda bagi seluruh pelanggan kami dalam industri otomotif," kata President of LG VS Company Eun Seok-hyun dalam keterangan pers, Sabtu.
 
LG Vehicle component Solutions (VS) Company, ZKW Group, dan LG Magna e-Powertrain, menjafi tiga sektor bisnis komponen EV LG.
 
ZKW Group menawarkan teknologi lampu depan kendaraan di pasar, dan juga bekerja sama dengan klien-klien global termasuk BMW, Mercedes-Benz AG, Audi dan Porsche, sejak diiakuisisi oleh LG pada tahun 2018.
 
Sementara itu, LG Magna e-Powertrain memperluas basis produksi globalnya, dengan menambahkan fasilitas manufaktur ketiga di Ramos Arizpe, Coahuila, Meksiko.
 
Semester Pertama tahun ini, nilai pesanan untuk solusi komponen EV LG melampaui total nilai akumulasi dari semua pesanan sama tahun lalu.
 
 
 
LG mengharapkan akumulasi pesanan yang ditempatkan pada bisnis komponejn EV pada akhir tahun ini akan melebihi 65 triliun won seperti dikutip dari jpnn.com.
 
LG EV mencatatkan penjualan konsolidasi untuk komponennya naik hingga 24 persen dan mencapai penjualan hingga 6,7 triliun won, di tengah menurunnya produksi kendaraan dikarenakan ketiadaan stok semikonductor dan masalah pasokan global lainnya,  (viz)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: jpnn.com