Warga Harus Waspada! Di Kelurahan Pematang Sulur Rawan Curanmor, Begini Penjelasan Lurah

Warga Harus Waspada! Di Kelurahan Pematang Sulur Rawan Curanmor, Begini Penjelasan Lurah

Warga gotong-royong membangun pos ronda-ist -

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Beberapa bulan terakhir, warga di Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi mengeluhkan banyaknya kasus pencurian motor.

Kasus pencurian motor tersebut, bahkan dalam dua bulan terakhir mencapai 20 kasus kehilangan. 

Keluhan ini tepatnya dirasakan oleh warga di RT 12 dan RT 13 Kelurahan Pematang Sulur. Ara, salah satu warga mengatakan bahwa kawasan tersebut memang cukup sepi. 

Sehingga saat malam hari, kerap menjadi incaran pencuri untuk melarikan motor warga. "Dalam dua bulan terakhir ini ada 20an kasus kehilangan motor," kata Ara yang tinggal di RT 12.

BACA JUGA:Danrem 042/Gapu Hadiri Penganugerahan Adat Melayu Jambi kepada Gubernur Jambi 

BACA JUGA:Ini Rahasia Agar UMKM Bertahan hingga 'Naik Kelas' Ala Bos Consina

Warga sekitar, menurut dia sering saling mengingatkan agar tidak teledor meletakkan kendaraan di luar rumah, mengingat sudah banyak kejadian kehilangan motor di kawasan tersebut. 

"Pernah waktu itu motor masih di luar, tetangga langsung negor bilang jangan tarok di luar, soalnya baru kejadian kehilangan," ujarnya. 

Sepengetahuan Ara, di kawasan tersebut tidak dilakukan poskamling swadaya dari masyarakat. Hanya saja, ada penjaga malam yang berkeliling pada pukul 01.00. "Tapi itu untuk wilayah perumahan, jadi mungkin warga perumahan swadaya untuk membayar penjaga malam," katanya.

Sementara, untuk di lingkungan RT, kata dia tidak ada pemungutan iuran untuk membayar penjaga malam, maupun jadwal shift jaga secara bergantian.

BACA JUGA:Mabes Polri Raih Predikat WTP 9 Kali Berturut-turut, Kapolri: Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan 

BACA JUGA:OPD Merangin Sebut Roda Pemerintahan akan Kacau, Jika Sekda Merangin Tak Diganti

Ia pun berharap, agar keamanan di lingkungan tersebut dapat segera ditingkatkan supaya warga tidak was-was lagi.

Terpisah, Lurah Pematang Sulur Wati Gustenti membenarkan bahwa memang di kawasan RT 12 dan 13 cukup rawan pencurian. 

Sumber: