Ponpes Almukhsinin Juara Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022 Zona Kerinci

Ponpes Almukhsinin Juara Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022 Zona Kerinci

Ponpes Almukhsinin Juara Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022 Zona Kerinci-ist-

KERINCI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Pondok pesantren Almukhsinin menjadi juara Piala Kasad Liga Santri PSSI 2022 tingkat Kabupaten KERINCI.

Pada partai final, Ponpes Almukhsinin berhasil menekuk pondok pesantren Darul Qur'an, dengan skor 2 – 1.

Kapenrem 042/Gapu Mayor Inf RM Hatta mengatakan, bahwa laga tersebut digelar pada Sabtu 25 Juni 2022 sore, di Lapangan KONI Tanah Kampung Kota Sungai Penuh.

Berkat hasil itu Ponpes Almukhsinin berhak melaju ke tingkat Provinsi Jambi, yang rencana digelar Agustus mendatang.

BACA JUGA:Cuaca Makkah Masih Panas, Jamaah Calon Haji Asal Kota Jambi Ibadah di Fasilitas Hotel

BACA JUGA:Sungai Enim Meluap, 3 Kecamatan di Muara Enim Terendam Banjir

“Selanjutnya partai puncak tingkat Nasional rencana digelar di GBK Jakarta pada 22 Oktober 2022 tepat di Hari Santri Nasional,” ungkap Hatta.

Dalam puncak Piala Kasad Liga Santri 2022 di Kabupaten Kerinci, Dandim 0417/Kerinci melalui Kasdim Mayor Chb Yusneidi berkesempatan menutup dan memberikan piala kepada pemenang.

Dalam sambutannya, Mayor Chb Yusneidi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Liga Santri PSSI Piala Kasad Tahun 2022, sehingga turnamen ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala suatu apapun.

“Telah kita saksikan bersama final antara kesebelasan Ponpes Almukhsinin vs Ponpes Darul Qur'an yang dimenangkan oleh Ponpes Almukhsinin dengan skor 2-1. Yang juara akan mewakili Kabupaten Kerinci ke tingkat Provinsi dan semoga bisa menjadi yang terbaik hingga bisa ke tingkat nasional," jelasnya.

BACA JUGA:Pengunjung Holywings Palembang Dibubarkan, Buntut Promo Miras Holywings Pakai Nama Muhammad dan Maria?

BACA JUGA:Viral, Cium Anak Orang di Depan Toko, Pria Ini Ditangkap Personel Polres Gresik

Pihaknya berharap tim yang mewakili di tingkat provinsi benar-benar tim yang kuat, karena mereka bukan lagi membawa nama Ponpes, namun membawa nama Kabupaten Kerinci.

Ada suatu pelajaran yang bisa dipetik dari turnamen ini, khususnya pecinta sepakbola, bahwa tim yang paling siaplah yang bisa menjadi juara dan mencapai prestasi optimal, bekerja keras dan profesional.

Selain sebagai ajang untuk mengembangkan diri dan meraih prestasi, kegiatan ini juga dapat mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antar santri yang ada di Kabupaten Kerinci.

Maka melalui penyelenggaraan kompetisi semacam ini, mampu untuk mengembangkan kapasitas dan menjadi media aktualisasi sehingga para santri dapat semakin percaya diri sekaligus berprestasi.

BACA JUGA:Begini Kronologi Lengkap Kecelakaan Bus Calon Jamaah Haji Asal Merangin di Batanghari

BACA JUGA:Transfer Musim Ini, Takumi Minamino Mendekat ke AS Monaco

Ada banyak kemampuan yang dimiliki para santri dalam dunia sepakbola. Dan banyak anak santri yang piawai bermain sepakbola dan akhirnya menjadi pemain nasional.

”Harapannya, liga ini dapat melahirkan pemain yang berbakat serta mengharumkan nama Indonesia dikancah Internasional,” ungkapnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: