Polres Tanjab Barat Raih Juara 3 Kreasi Setapak Perubahan Polri, Ini Pesan Kabid Humas Polda Jambi

Polres Tanjab Barat Raih Juara 3 Kreasi Setapak Perubahan Polri, Ini Pesan Kabid Humas Polda Jambi

Polres Tanjab Barat Raih Juara 3 Kreasi Setapak Perubahan Polri--

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Sebuah prestasi berhasil diukir Polda Jambi, pada ajang lomba Kreasi Setapak Perubahan Polri yang digelar Mabes Polri.

Prestasi ini diukir Polres Tanjab Barat yang dipimpin AKBP Muhammad Arta, berhasil menyabet juara 3. 

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto menghadiri acara Awarding Day, Apresiasi Kreasi Setapak Perubahan Polri yang digelar Divhumas Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu 22 Junu 2022 malam.

Kegiatan dihadiri Kapolri, Wakapolri, Kadiv Humas Polri, Pejabat Utama Polri dan para juri lomba Setapak Perubahan Polri.

BACA JUGA:Petani Menjerit, Harga Sawit di Bungo Rp 1.000 per Kilogram

BACA JUGA:50 Ribu Penonton Diprediksi Akan Menghadiri Ajang MXGP

Dalam Lomba Setapak Perubahan Polri, Perwakilan Polres Tanjab Barat, Fadil meraih Juara 3 Lomba Vlog.

Vlog itu berisi ajakan vaksin untuk kaum lansia, yang diperankan oleh AKBP Guntur Saputro (mantan Kapolres Tanjab Barat).

"Ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan," kata Kombes Pol Mulia Prianto. Dia berharap, prestasi ini dapat memacu semangat seluruh jajaran untuk berbuat lebih baik bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan, Polri selalu berkomitmen membuka dan memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan ekspresinya baik itu kritik maupun saran. 

Menurut Sigit, masukan, kritik dan saran dari masyarakat sangat bermanfaat untuk dijadikan bahan evaluasi demi mewujudkan Polri yang semakin dicintai dan diharapkan oleh seluruh masyarakat. 

BACA JUGA:Disdikbud Sarolangun Imbau Kantin Sekolah Harus Sehat

BACA JUGA:Soal Pertanyaan Gus Miftah Tentang Agama Rendang Babi, Tifatul Sembiring Bilang Begini

"Komitmen kami untuk membuka ruang, mendapatkan masukan dan kritik, mendengar aspirasi masyarakat. Supaya kita memiliki masukan untuk memperbaiki dan mengevaluasi institusi Polri. Kami yakin tidak bisa memperbaiki dan berbenah tanpa masukan dari masyarakat," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Sumber: