Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Pelajar SMP yang Hilang Terseret Arus Pantai Congot

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Pelajar SMP yang Hilang Terseret Arus Pantai Congot

SAR Gabungan melakukan pencarian korban terseret arus Pantai Congot--

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Tim SAR akhirnya menghentikan pencarian SAP (13)) remaja yang terseret arus di Pantai Congot, Kulon Progo.

Sesuai SOP Basaranas yang tertuang dalam UU Pencarian dan Pertolongan Nomor 29 Tahun 2014 bahwa operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari.

Tim SAR Gabungan dalam upayanya mengatakan telah berusaha semaksimal mungkin dalam proses pencarian korban 13 tahun itu.

Koordinator Unit Siaga Basaranas Yogyakarta Seto Satrio menyebut pihaknya telah melakukan berbagai upaya baik di jalur darat maupun laut.

BACA JUGA:Nihil Kasus, Pembubaran Satgas Covid-19 Tanjab Timur Masih Menunggu Petunjuk dan Capaian Target Vaksin

BACA JUGA:Jangan Bingung Lagi, Telkomsel Hadirkan Paket RoaMAX Haji

"Penyisiran darat dilakukan di sepanjang pantai dari titik lokasi kejadian dan pencarian laut menggunakan perahu jukung," katanya seperti dikutip dari JPNN.COM.

Setelah tujuh hari, Basaranas akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk keluarga korban.

"Hasil dari koordinasi tersebut diputuskan bahwa operasi SAR dinyatakan ditutup," jelasnya. 

Kendati demikian, operasi SAR dapat dibuka kembali apabila ada tanda-tanda korban ditemukan. 

BACA JUGA:Pj Bupati Tebo Aspan Usulkan Pembangunan Insfrastruktur di Tebo dari Anggaran Pusat

BACA JUGA:Asian Agri Bantu Sarana Air Bersih Rumah Ibadah

"Misalnya, ditemukan baju atau lainnya milik korban," pungkasnya. (*/dra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: