Minta Pelabuhan Kualatungkal Diperketat

Minta Pelabuhan Kualatungkal Diperketat

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, KOTA JAMBI, JAMBI – Mendekati pergantian tahun  baru 2022, Dinas Perhubungan Provinsi Jambi akan melakukan pengetatan di beberapa pintu masuk Warga Negara Asing (WNA), seperti di antaranya, pelabuhan Kualatungkal, Kabupaten Tanjab Barat. Pasalnya, pelabuhan ini merupakan pintu masuk dari Singapura via Batam.

Pengetatan ini dilakukan berkenaan dengan kasus Covid-19 varian Omicron yang kini banyak terjadi di luar negeri. Sehingga Dishub Provinsi Jambi akan memberlakukan beberapa persyaratan untuk melewati pelabuhan, seperti keperluan perjalanan dan pengecekan hasil swab antigen dan lain sebagainya.

“Kami sudah menyampaikan kepada Dishub Kabupaten Tanjab Barat berserta TNI-Polri, BPTD wilayah V, dan juga Kantor Kesehatan Pelabuhan Kualatungkal untuk melakukan pengecekan,” kata Ismed Wijaya, Plt Kepala Dishub Provinsi Jambi, Selasa (28/12).

Selain itu, ada syarat lainnya seperti vaksin lengkap dua kali dan masuk dalam Aplikasi Pedulilindungi. Kemudian pembatasan orang dalam kapal, maksimal 75 persen. Selanjutnya, untuk pelaku perjalanan asal Batam akan dilakukan pemeriksaan secara ketat. Terlebih bagi mereka yang melakukan perjalanan dari Singapura via Batam.

“Gubernur juga berpesan, agar masyarakat dari Batam untuk diperiksa betul kesehatannya. Bisa saja mereka pelaku perjalanan dari Singapura. Itu akan kita awasi,” tambahnya.

Terpisah, Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan akan terus memantau orang-orang luar Jambi yang masuk ke Jambi. Tak lain ini guna mencegah masuknya varian Omicron di Jambi.

“Mana saat ini ada Piala AFF, pasti ada warga Jambi yang pergi ke Singapura untuk nonton langsung pertandingan, kita harus waspadai itu,” ucap Al Haris.

Kemudian pihaknya telah membentuk Balai Karantina Kesehatan di pelabuhan Tanjab Barat dan juga bandara. “Kedua tempat itu berpotensi menjadi tempat masuknya warga asing masuk ke Jambi. Yang pasti tiap warga yang datang ke Jambi akan kita lakukan pengecekan ulang,” tambahnya. (slt/zen)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: