Lulusan PTKIN Hadapi Tantangan Dunia Kerja, Ini Pesan Wamenaker saat ke UIN STS Jambi

Minggu 08-11-2026,13:22 WIB
Reporter : Risza S Bassar
Editor : Risza S Bassar

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Tantangan mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah menjadi salah satu persoalan yang perlu dijawab perguruan tinggi. Tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, lulusan juga dituntut memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Persoalan tersebut menjadi pembahasan utama dalam kuliah umum yang digelar Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU, ASEAN Eng., Jumat 6 November 2026.

Mengangkat tema “Tantangan dan Peluang Kerja Lulusan PTKIN”, kegiatan berlangsung di Lantai II Gedung Pascasarjana UIN STS Jambi, Telanaipura, Kota Jambi. Kuliah umum tersebut diikuti jajaran pimpinan, pejabat, serta civitas akademika di lingkungan kampus.

Kehadiran Wamenaker menjadi kesempatan bagi UIN STS Jambi untuk membahas kesiapan lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam menghadapi dinamika pasar kerja. Pembahasan tidak hanya menyangkut peluang kerja, tetapi juga kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan keterampilan lulusan.

BACA JUGA:Resep Ketoprak Ala Rumahan: Pilihan Sarapan Sehat, Higienis, dan Menggugah Selera

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar Us, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Afriansyah Noor. Menurutnya, kuliah umum tersebut menjadi ruang bagi civitas akademika untuk memperoleh wawasan langsung mengenai perkembangan dunia ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah, pada sore hari ini UIN STS Jambi merasa bahagia atas kehadiran Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Kehadiran beliau di UIN STS Jambi dalam rangka memberikan kuliah umum kepada para pejabat dan civitas akademika di lingkungan UIN STS Jambi,” ungkap Rektor.

Kasful Anwar juga menyebut Afriansyah Noor sebagai putra asli Jambi yang telah memiliki pengalaman dan kiprah di tingkat nasional. Ia berharap pengalaman tersebut dapat memberikan perspektif baru bagi mahasiswa maupun civitas akademika dalam memahami kebutuhan dunia kerja saat ini.

Menurut Rektor, sejumlah pemikiran yang disampaikan Wamenaker menjadi masukan penting bagi perguruan tinggi, terutama dalam mempersiapkan lulusan PTKIN agar mampu mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Ia menilai, hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah perlu diperkuat agar pengembangan kompetensi lulusan tidak berjalan sendiri-sendiri.

BACA JUGA: PPP Bidik Kursi Ketua DPRD dan Bupati Muaro Jambi, Kamaludin Havis: Kader Harus Naik Kelas

Salah satu langkah yang diharapkan dapat dilakukan adalah membangun kerja sama kelembagaan dengan Kementerian Ketenagakerjaan. “Alhamdulillah, banyak hal penting yang beliau sampaikan, terutama bagaimana mempersiapkan lulusan PTKIN agar mampu berkontribusi dalam membangun negara dan bangsa ini. Oleh karena itu, harapan kami, kehadiran beliau perlu ditindaklanjuti melalui kerja sama, baik dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) maupun Memorandum of Agreement (MoA),” jelasnya.

Harapan tersebut menunjukkan bahwa kuliah umum tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan berbagi pengetahuan, tetapi juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih konkret. Kerja sama nantinya dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan sektor ketenagakerjaan.

Atas nama pimpinan dan seluruh civitas akademika, Rektor UIN STS Jambi menyampaikan terima kasih atas kunjungan serta kesediaan Wamenaker berbagi ilmu dan pengalaman. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat berlanjut melalui berbagai program kolaborasi pada masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor, mengatakan kunjungannya bersama rombongan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan UIN STS Jambi. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari ketenagakerjaan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga peningkatan keterampilan atau skill lulusan perguruan tinggi.

BACA JUGA:Air Terjun Pancuran Rayo Kerinci, Pesona Air Terjun Tinggi di Tengah Alam yang Masih Asri

Kategori :