Untuk perangkat lunak, ponsel ini menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17.
Pilihan warna yang tercantum dalam daftar resmi adalah Chill Green dan Sparkling Gold. Desain ponsel disebut mirip dengan Vivo V80 standar.
Vivo V80 standar sudah diluncurkan secara global pada Oktober 2026. Ponsel tersebut memakai chipset Snapdragon 7 Gen 4 dengan layar 6,59 inci, refresh rate 144Hz, dan kecerahan puncak 5.000 nit.
Kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50MP dengan OIS, kamera ultrawide 8MP dengan sudut pandang 115 derajat, dan kamera periskop 50MP.
BACA JUGA:KUR BSI 2026 Bisa Jadi Tambahan Modal UMKM, Plafon hingga Rp100 Juta? Ini Syarat yang Perlu Dicek
RAM yang tersedia hingga 8GB LPDDR4X dengan penyimpanan hingga 512GB, serta baterai 7.000mAh.
Dibanding Vivo V80 standar, Vivo V80 FE memakai chipset MediaTek alih-alih Snapdragon, refresh rate maksimal 120Hz alih-alih 144Hz,
penyimpanan maksimal 256GB alih-alih 512GB, dan dua kamera belakang alih-alih tiga. Kamera ultrawide pada V80 FE beresolusi 50MP, sedangkan pada V80 standar 8MP.
Di India, Vivo V80 standar dijual dengan harga 62.999 rupee India untuk varian 8GB/128GB,
BACA JUGA:Banpres Tebo Rp10 M, BPBD Masih Tunggu Petunjuk Penggunaan dari Pusat
69.999 rupee India untuk varian 8GB/256GB, dan 79.999 rupee India untuk varian 8GB/512GB. Harga tersebut merupakan harga India, bukan harga resmi Indonesia.
Pendahulunya, Vivo V70 FE, diluncurkan pada Maret 2026. Ponsel tersebut memakai layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1260 x 2800 piksel dan refresh rate 120Hz,
chipset MediaTek Dimensity 7360 Turbo, kamera utama 200MP, kamera ultrawide 8MP, serta baterai 7.000mAh.
Dengan demikian, Vivo V80 FE memiliki ukuran layar yang lebih kecil, chipset yang berbeda, dan resolusi kamera utama yang berbeda dari pendahulunya.
BACA JUGA:SUV Listrik Hongqi E-HS9 Hadir di Indonesia dengan Perlindungan Baterai dan Bodi Baja Tangguh
Terkait Indonesia, Vivo V80 FE dengan nomor model V2624 telah lolos sertifikasi TKDN dengan tingkat komponen dalam negeri 35,80%,