Kabar ini muncul di tengah kritik terhadap iPhone Duo generasi pertama. Ulasan awal menyebut sensor Touch ID di tombol samping tidak selalu merespons pada percobaan pertama
dan posisinya canggung bagi pengguna kidal pada layar tertentu.
Gulf News juga mencatat laporan pengguna soal retak layar yang dijuluki Crackgate, tetapi laporan itu berasal dari pengguna dan belum terbukti sebagai cacat produksi.
BACA JUGA:Tegas!! Bupati BBS Tutup Stockpile Pasir di Penyengat Olak, Soroti Masalah Perizinan
Meski begitu, penilaian tidak semuanya negatif. Satu ulasan dari PCMag yang dikutip memberi nilai 4,5 bintang dan menyebut perangkat kerasnya, performanya, dan daya tahan baterainya yang terbaik di antara ponsel lipat.
Artinya, kritik terhadap Duo lebih banyak menyasar detail seperti pembuka kunci dan kamera, bukan keseluruhan perangkat.
Bagi pembeli di Indonesia, informasi ini relevan karena iPhone Duo sudah dibuka untuk pre-order di Indonesia sejak 23 Oktober 2026 dengan harga mulai Rp45.678.910 untuk varian 256GB,
menurut laporan yang saya temukan sebelumnya. Calon pembeli yang menginginkan Face ID mungkin ingin menunggu generasi berikutnya, tetapi belum ada kepastian jadwal maupun harga iPhone Duo 2.
BACA JUGA:Press United Batang Hari B Juara Fun Football Liga Press 2026, Kalahkan Pers Kerinci di Adu Penalti
Keputusan membeli sekarang atau menunggu sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan nyata.
Pengguna yang tidak terganggu Touch ID dan ingin memakai ponsel lipat Apple lebih cepat bisa membeli generasi pertama,
sedangkan yang sangat menginginkan Face ID dan tombol Action dapat menunggu pengumuman resmi. Ini adalah pertimbangan umum saya, bukan rekomendasi resmi.
Dalam laporan yang saya temukan, tidak ada pernyataan resmi Apple yang membenarkan kabar tersebut.
Pembaca disarankan menunggu konfirmasi resmi sebelum menganggap fitur-fitur ini sebagai spesifikasi iPhone Duo 2, termasuk nama produk, harga, dan tanggal peluncurannya, karena semuanya masih bisa berubah sebelum produk diumumkan.
Secara keseluruhan, iPhone Duo 2 diduga mendapat Face ID di bawah layar dan tombol Action berdasarkan laporan Mark Gurman,