Dengan demikian, untuk gim berat dan multitasking, Samsung berpotensi lebih bertenaga. Namun, ini perlu dibuktikan lewat pengujian independen, dan pembeli sebaiknya memastikan chipset OPPO dari keterangan resmi.
Baterai adalah keunggulan jelas OPPO. A7 Pro Max 5G membawa baterai 10.000mAh dengan pengisian 80W SUPERVOOC,
dan OPPO mengeklaim kesehatan baterai tetap di atas 80 persen setelah 2.000 siklus pengisian. Samsung Galaxy A57 5G memakai baterai 5.000mAh dengan pengisian 45W dan klaim hingga dua hari pemakaian.
Dalam hal daya tahan, OPPO unggul telak dengan kapasitas dua kali lipat.
BACA JUGA:Resep Ayam Kecap Pedas Manis, Bumbu Meresap Cocok untuk Lauk Sehari-hari
Konsekuensinya, bodi OPPO lebih tebal dan berat. Satu katalog menyebut ukurannya sekitar 163 x 78 x 8,6mm dengan bobot sekitar 224 gram,
sedangkan Samsung hanya 161,5 x 76,8 x 6,9mm dengan bobot sekitar 179 gram. Bagi yang mengutamakan kenyamanan dan bodi tipis, Samsung lebih ringan hampir 50 gram.
Untuk kamera, OPPO membawa kamera utama 50MP dengan sensor 1/2 inci dan stabilisasi optik OIS, serta kamera selfie 50MP ultra-wide dengan sudut pandang 100 derajat.
Samsung memakai kamera utama 50MP f/1.8 dengan OIS, ultra-wide 12MP, makro 5MP, dan kamera depan 12MP.
BACA JUGA:Resep Ikan Goreng Bumbu Kuning, Gurih dan Kaya Rempah untuk Menu Keluarga
Samsung memberi lebih banyak lensa belakang, sedangkan OPPO unggul di resolusi kamera selfie. Keterangan yang tersedia belum menyebut lensa belakang tambahan pada OPPO.
Dalam ketahanan, OPPO mengantongi sertifikasi IP69K dan standar militer, sedangkan Samsung mengantongi IP68.
Keduanya tahan debu dan air, tetapi IP69K OPPO mencakup semprotan air bertekanan dan suhu tinggi. Peringatan pabrikan tetap berlaku:
sertifikasi ini tidak berarti ponsel aman diperlakukan kasar atau dipakai di pantai dan kolam.
Dukungan perangkat lunak adalah keunggulan Samsung. Galaxy A57 5G berjalan dengan Android 16 dan One UI 8.5,