BYD Tangani Celah Keamanan Perangkat Lunak pada Pikap Shark 6

Jumat 02-10-2026,09:00 WIB
Reporter : Fadhil
Editor : Fadhil

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Produsen otomotif asal Tiongkok, BYD, tengah menyiapkan pembaruan perangkat lunak untuk pikap double cabin Shark 6.

Langkah ini diambil usai temuan kerentanan sistem dalam liputan program Four Corners milik media Australia, ABC, yang memperlihatkan seorang ahli siber mampu memantau kendaraan dan mengakses mikrofon kabin dari jarak jauh.

Sistem infotainment Shark 6 yang berbasis Android diketahui dapat disusupi melalui fitur Android Debug Bridge (ADB). Pakar keamanan siber, Dan Hreszczuk dari Fortify Labs, memanfaatkan celah pada antarmuka pengguna untuk mengaktifkan ADB, yang sebetulnya dimatikan secara bawaan dari pabrik.

Setelah ADB aktif, aplikasi pihak ketiga yang tak terverifikasi dapat dipasang untuk mengakses informasi pribadi serta mikrofon, dengan catatan izin tersebut disetujui manual pada layar.BACA JUGA:Honda Odyssey Versi Paling Murah, Kini Makin Mewah dan Canggih Serasa First Class

Mengenai aksi peretasan fungsi fisik seperti lampu utama dan pembersih kaca (wiper) yang ditampilkan dalam demonstrasi, BYD menegaskan tindakan itu tidak bisa dilakukan murni dari jarak jauh.

Peretasan kontrol kendaraan memerlukan sambungan fisik langsung ke kabel Controller Area Network (CAN bus) internal mobil, sehingga dampaknya terbatas pada unit yang telah diakses secara fisik terlebih dahulu.

Untuk perlindungan sistem On-Board Diagnostics (OBD), BYD telah membekali perangkatnya dengan isolasi fisik serta autentikasi sesuai standar aturan PBB.

Sebagai respons atas temuan ini, tim teknis BYD dari Tiongkok dan Australia bakal mendistribusikan perbaikan perangkat lunak secara berkala melalui metode Over-the-Air (OTA) setelah melewati pengujian ketat, sekaligus mengevaluasi potensi pembaruan pada model kendaraan BYD lainnya.*

Kategori :