Samsung Galaxy Tab S12+ dan Tab S12 Ultra, Apa Saja Perbedaannya?

Jumat 02-10-2026,14:30 WIB
Reporter : Egi
Editor : Egi

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID- Samsung resmi menghadirkan Galaxy Tab S12+ dan Galaxy Tab S12 Ultra di Indonesia.

Kedua tablet flagship ini diperkenalkan pada akhir September 2026 dan mulai dijual pada 7 Oktober 2026 melalui situs resmi Samsung serta saluran ritel di Indonesia.

Samsung tidak merilis model dasar Galaxy Tab S12 dan langsung membawa dua varian premium.

Keduanya memang berbagi fondasi spesifikasi yang mirip, tetapi terdapat sejumlah perbedaan penting yang perlu diketahui calon pembeli.

BACA JUGA:Kekeruhan Batanghari Tembus 4.500 NTU, Tirta Mayang Pangkas Produksi 20 Persen

Perbedaan yang paling mudah terlihat ada pada ukuran layar. Galaxy Tab S12 Ultra memakai layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 14,6 inci dengan resolusi 2.960 x 1.848 piksel.

Sementara itu, Galaxy Tab S12+ memakai panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 12,6 inci dengan resolusi 2.800 x 1.752 piksel.

Meski ukurannya berbeda, kedua layar sama-sama mendukung refresh rate hingga 120 Hz dengan tingkat kecerahan puncak 1.600 nits.

Perbedaan layar tersebut berdampak langsung pada dimensi dan bobot. Galaxy Tab S12 Ultra berukuran 208,5 x 326,3 x 5,1 mm dengan bobot 692 gram untuk model Wi-Fi dan 695 gram untuk model 5G.

BACA JUGA:Bupati Fadhil Arief: Pancasila Bukan Sekadar Upacara, Tapi Tameng Persatuan Bangsa

Galaxy Tab S12+ berukuran 187,8 x 289,5 x 5,3 mm dengan bobot 553 gram untuk model Wi-Fi dan 555 gram untuk model 5G.

Dengan selisih bobot sekitar 140 gram, Tab S12+ terasa lebih ringkas untuk dibawa bepergian. Menariknya, Tab S12 Ultra justru menjadi tablet tertipis Samsung sejauh ini dengan ketebalan 5,1 mm.

Dari sisi performa, tidak ada perbedaan berarti di antara keduanya. Galaxy Tab S12+ dan Tab S12 Ultra sama-sama ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500 berproses 3nm.

Samsung juga membekali kedua tablet dengan sistem pendingin ruang uap 3D untuk membantu mengelola panas ketika menjalankan tugas berat.

BACA JUGA:Dilantik Jadi Kapolri! Suyudi Ario Seto: “Belanja Masalah” Internal Polri, Pemberantasan Narkoba hingga Judol

Kategori :