Boox Hadirkan E-Reader Picco, Ponsel Khusus Untuk Baca Buku Online?

Rabu 30-09-2026,15:10 WIB
Reporter : Egi
Editor : Egi

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID- Boox resmi memperkenalkan e-reader terbarunya, Picco, yang mulai dibuka untuk pre-order di situs resmi Boox dan Amazon.

Meski sekilas bentuknya menyerupai ponsel mini karena ukurannya yang sangat ringkas, Picco sebenarnya bukan ponsel, melainkan perangkat baca elektronik atau e-reader khusus yang dirancang sebagai pendamping portabel untuk membaca buku digital di sela-sela waktu luang, bukan pengganti smartphone maupun e-reader utama.

Boox Picco menjadi e-reader terkecil yang pernah dibuat perusahaan asal China ini, dengan layar berukuran 3,97 inci, jauh lebih kecil dibandingkan lini Palma milik Boox yang sudah menggunakan layar 6,13 inci.

Ukurannya bahkan disebut lebih kecil dibandingkan setumpuk kartu remi, dengan dimensi 105,5 x 62 x 5,5 mm dan bobot yang sangat ringan, hanya sekitar 58 gram.

BACA JUGA:Kabut Asap Makin Pekat di Muaro Jambi, PM2.5 Sempat Menyentuh Angka 325

Dari sisi layar, Picco menggunakan panel ePaper monokrom hitam putih yang menyerupai tampilan kertas, beresolusi 480 x 800 piksel dengan kerapatan 235 ppi.

Layar ini juga dilengkapi lampu depan yang dapat disesuaikan antara mode hangat dan dingin, sehingga tetap nyaman digunakan membaca dalam berbagai kondisi pencahayaan, baik siang maupun malam hari.

Salah satu fitur menarik dari Picco adalah dukungan MagSafe, yang memungkinkan perangkat ini menempel dengan aman ke berbagai permukaan magnetik, termasuk bagian belakang iPhone yang mendukung MagSafe maupun pintu kulkas di rumah.

Fitur ini turut dilengkapi dengan casing cincin magnetik bawaan, menjadikan Picco sebagai solusi penyimpanan yang praktis saat dibawa bepergian, misalnya ditempelkan langsung ke bagian belakang ponsel.

BACA JUGA:Ziarah Nasional HUT ke-81 TNI, Kapolda Jambi Bersama Forkopimda Kenang Jasa Para Pahlawan

Untuk kenyamanan membaca, Picco dilengkapi tombol fisik Function yang berfungsi menyalakan atau mematikan lampu layar, serta tombol fisik untuk membalik halaman, sehingga pengguna tidak perlu selalu mengandalkan layar sentuh.

Boox turut menyematkan sejumlah aplikasi bawaan sederhana, seperti Countdown, Pomodoro, dan To-Do List, yang menjadikan Picco bukan sekadar perangkat baca, tetapi juga alat bantu produktivitas ringan.

Berbeda dari lini Boox lain yang umumnya menjalankan sistem operasi Android sehingga dapat memasang berbagai aplikasi e-reader pihak ketiga, Picco justru tidak menjalankan Android.

Pendekatan ini sengaja diambil Boox agar ukuran perangkat tetap ringkas dan daya tahan baterainya dapat dijaga tanpa terbebani sistem operasi yang lebih berat.

BACA JUGA:Kabut Asap Akibat Karhutla Kepung Jambi, Penerbangan Garuda dan Citilink Tujuan Jakarta-Jambi Tertunda

Kategori :