Maulana Bagikan Masker dan Ingatkan Warga Pantau ISPU

Kamis 27-08-2026,14:08 WIB
Reporter : Rizal Zebua
Editor : Rizal Zebua

Meski demikian, Pemkot Jambi menilai angka tersebut masih perlu diwaspadai karena kualitas udara berada pada level yang cukup tinggi dan mendekati batas kategori Tidak Sehat.

Maulana menegaskan, pemerintah tidak hanya mengandalkan perbaikan angka ISPU, tetapi tetap menyiapkan langkah pencegahan untuk mengantisipasi apabila kualitas udara kembali memburuk.

“Kita terus pantau. Kalau kualitas udara membaik, tentu kita berharap aktivitas masyarakat bisa kembali normal. Tetapi kalau sewaktu-waktu naik lagi, kita harus sudah siap. Karena itu masker tetap kita distribusikan dan masyarakat kita minta tetap waspada,” tegasnya.

BACA JUGA:Walikota Maulana Tegaskan Komitmen Kota Tangguh, Tanam Pohon Bersama 98 Wali Kota di Medan

Selain pembagian masker di ruang publik, Pemkot Jambi juga menyiapkan sekitar 600 masker untuk tenaga kesehatan dan pasien yang mendapatkan pelayanan di sejumlah puskesmas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari perlindungan terhadap kelompok yang berada di fasilitas pelayanan kesehatan, terutama masyarakat yang sedang mendapatkan pengobatan maupun mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Maulana mengatakan, perlindungan tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang berada di jalan, tetapi juga kelompok yang lebih rentan terhadap dampak kualitas udara.

“Sekitar 600 masker juga kita siapkan untuk tenaga kesehatan dan pasien yang berobat di puskesmas. Kita ingin perlindungan ini menyentuh masyarakat, terutama mereka yang memang membutuhkan,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan maupun kelompok sensitif agar lebih berhati-hati ketika kualitas udara memburuk. Aktivitas di ruang terbuka sebaiknya dikurangi apabila tidak mendesak.

“Bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, anak-anak, lansia, dan kelompok sensitif lainnya, tentu harus lebih kita lindungi. Kalau kondisi udara kurang baik, aktivitas di luar sebaiknya dikurangi,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi memastikan pemantauan kualitas udara akan terus dilakukan secara berkala. Perubahan angka ISPU akan menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan langkah perlindungan masyarakat, termasuk kebijakan terhadap kegiatan di luar ruangan maupun aktivitas pendidikan.

Maulana juga meminta masyarakat tidak hanya menunggu informasi dari pemerintah, tetapi ikut aktif memantau perkembangan kualitas udara.

“Yang paling penting adalah masyarakat mengetahui kondisi udaranya. Cek ISPU sebelum beraktivitas, gunakan masker jika harus keluar dan kurangi aktivitas di luar apabila kualitas udara kembali memburuk,” katanya.

Ia berharap kondisi udara terus mengalami perbaikan seiring dengan penanganan karhutla di sejumlah wilayah.

“Harapan kita tentu kualitas udara terus membaik. Tetapi selama potensi kabut asap masih ada, kewaspadaan harus tetap dijaga. Pemerintah akan terus melakukan pemantauan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi masyarakat,” pungkas Maulana.(zen)

Kategori :