Dalam proses penyusunan usulan program, warga RT 35 melakukan musyawarah dan rapat lingkungan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan demikian, setiap program yang diusulkan merupakan hasil kesepakatan bersama dan mencerminkan kebutuhan nyata masyarakat.
Ade Prayatna Lubis menilai Program Kampung Bahagia merupakan inovasi pembangunan yang sangat baik karena menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.
"Dalam perspektif pembangunan kewilayahan, Program Kampung Bahagia sangat bagus karena lebih mengedepankan pemberdayaan masyarakat," kata dia.
"Program yang dirumuskan berasal dari hasil rapat warga sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pola seperti ini, manfaat pembangunan akan lebih dirasakan langsung oleh warga," jelasnya.
BACA JUGA: Kenaikan Harga BBM Pertamax Harus Diantisipasi agar Tidak Menekan Pertumbuhan Ekonomi
Warga RT 35 berharap Program Kampung Bahagia Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas lingkungan, kebersamaan masyarakat, serta pembangunan kawasan Perumahan Villa Real secara berkelanjutan.*