BACA JUGA:Ketua DPC HKTI Kota Jambi Muhammad Yasir Dorong Penguatan Pertanian Rakyat Saat Panen Raya
23. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, (UPNVJ), Jakarta.
24. Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Jabar.
25. Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Karawang, Jabar.
26. Universitas Palangka Raya (UPR), Palangka Raya, Kalteng.
BACA JUGA:Ketua DPC HKTI Kota Jambi Muhammad Yasir Dorong Penguatan Pertanian Rakyat Saat Panen Raya
27. Universitas Tanjungpura (Untan), Kalimantan Barat.
Kegiatan Grand-launching ini sendiri merupakan sosialisasi resmi setelah dilakukan Soft Launching yang dilakukan oleh Panitia SMMPTN-Barat pada tanggal 4 Mei 2026 dan pembukaan pendaftaran yang telah dilaksanakan secara online sejak 4 Mei 2026 hingga 11 Juni 2026.
Sebagai sebuah seleksi yang dilaksanakan secara mandiri, SMMPTN-Barat memang dilaksanakan untuk membuka peluang bagi calon mahasiswa yang tidak diterima melalui jalur SNPB dan SNBT serta siswa yang belum memiliki akun SNPMB untuk tetap mendapatkan kesempatan kuliah di perguruan tinggi negeri Wilayah Barat yang tergabung dalam Kosorsium BKS-PTN Barat.
Materi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dilaksanakan terdiri dari 2 komponen, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi.
BACA JUGA:Kasrem 042/Gapu Pimpin Upacara, Ada Penekanan Khusus untuk Prajurit: Jangan Sampai Langgar Aturan!
Materi TPS meliputi: Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, dan Pengetahuan Kuantitatif, sementara materi Tes Litersai terdiri dari Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.
Karena keterlibatan PTN yang tergabung di dalam SMMPTN-Barat 2026 ini ada yang berasal dari PTN umum, seni, dan agama, maka calon mahasiswa yang ikut serta dalam seleksi ini bebas memilih prodi yang ada di dalam SMMPTN-Barat 2026 ini.
Termasuk bebas bagi setiap siswa menggabungkan pilihan prodi yang berbasis sains dan teknologi (Saintek) atau sosial-humaniora (Soshum). Terdapat 1013 prodi yang tersedia dengan kuota 20.035 calon mahasiswa yang akan diterima dari 27 PTN.
Biaya pendaftaran SMMPTN-Barat 2026 adalah Rp. 375.000,- masih sama dengan biaya tahun sebelumnya. Setiap calon mahasiswa bebas memilih 2 prodi yang diinginkan, pilihan PTN tidak harus menjadi lokasi UTBK calon mahasiswa. Urutan pilihan prodi tentu merupakan prioritas pilihan.
BACA JUGA:Jemaah Haji Wajib Tahu! Kemenhaj Buka Suara Soal Dam, Salah Cara Bisa Bikin Rugi Sendiri?
Pembayaran biaya pendaftaran dapat dilakukan di lima bank mitra SMMPTN-Barat yaitu Bank Mandiri, BNI, BSI, BTN, dan BRI. Pendaftaran dapat dilakukan dilaman pendaftaran.smmptnbarat.id untuk mendapatkan ID Bayar dan PIN, kemudian melakukan pembayaran di bank mitra tersebut.
Pembayaran dapat dilakukan di teller bank, ATM, atau via Tokopedia, kegiatan grand-launching ini sendiri dilaksanakan secara secara hibryd luring dan daring dengan melibatkan pimpinan PTN yang tergabung di dalam SMMPTN-Barat, untuk informasi update bisa diikuti di laman smmptnbarat.id atau humas SMMPTN-Barat 2026. *