Geger Pagi Hari! Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Batang Pelepat, Ternyata Warga yang Hilang

Selasa 31-03-2026,12:57 WIB
Reporter : Siti Halimah
Editor : Risza S Bassar

BUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Warga Dusun Sungai Gurun, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo mendadak geger setelah sesosok mayat pria ditemukan mengapung di aliran Sungai Batang Pelepat, Selasa pagi 31 Maret 2026 sekitar pukul 06.30 WIB.

Penemuan ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Adam Huri. Saat berada di bawah jembatan gantung, ia melihat benda mencurigakan terapung di sungai.

Rasa penasaran membuatnya mendekat, hingga akhirnya ia memastikan bahwa benda tersebut adalah tubuh manusia.

Tanpa membuang waktu, Adam langsung menghubungi rekannya, Lim, yang kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian.

BACA JUGA:Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman

Polisi dan BPBD Langsung Turun ke Lokasi

Mendapat laporan tersebut, aparat dari Polsek Pelepat bersama tim identifikasi Polres Bungo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bungo segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kapolsek Pelepat, AKP Charlos Sihombing, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

Ia menyebut jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Iya, benar telah ditemukan sesosok mayat di Sungai Batang Pelepat. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan penyelidikan,” ujarnya.

BACA JUGA:Harga Minyak Dunia Meledak! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Gila, Brent Tembus US$115 per Barel

Terungkap! Korban Ternyata Warga yang Hilang

Tak berselang lama, pihak keluarga yang datang ke rumah sakit memastikan bahwa jasad tersebut adalah anggota keluarga mereka yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Korban diketahui bernama Saparuddin (63), warga Desa Rantau Keloyang, Kecamatan Pelepat.

Ia dilaporkan hilang sejak 16 Maret 2026 dan diduga tenggelam di sungai yang sama.

Kategori :