JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Bagi Anda yang ingin menjaga kebugaran namun enggan melakukan olahraga berat, kabar baik datang dari para ahli kebugaran.
Jalan kaki, aktivitas sederhana yang bisa dilakukan siapa saja, ternyata dinilai cukup efektif untuk menjaga kesehatan fisik dan mental—terutama bagi pemula atau mereka yang baru kembali aktif berolahraga. Hal ini disampaikan sejumlah pelatih kebugaran bersertifikat, sebagaimana dilansir dari Eating Well, Senin (9/3/2026). "Jalan kaki dapat membantu membangun dasar kebugaran kardiovaskular dengan intensitas yang lebih aman sehingga menekan risiko cedera," ujar Austin Johnson, pelatih kebugaran bersertifikat NCSF asal Texas. BACA JUGA:Usai Lebaran, Jangan Langsung Nge-gym! Dokter Olahraga Ungkap Rumus Aman Kembali Berolahraga Manfaat Ganda: Dari Gula Darah hingga Kesehatan Jantung Selain mudah dilakukan dan minim risiko, jalan kaki menawarkan segudang manfaat kesehatan yang didukung oleh penelitian ilmiah. Salah satunya adalah kemampuan aktivitas ini dalam membantu mengontrol gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa jalan kaki selama 30 menit setelah makan dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, termasuk pada penderita diabetes tipe 2. Gerakan otot besar pada kaki dan tubuh memerlukan energi, sehingga membantu menyerap gula dari aliran darah secara alami. BACA JUGA:10 Jabatan Penting di Polresta Jambi Resmi Berganti, Ini Daftar Pejabat Baru yang Dilantik Kapolresta Dari sisi kesehatan jantung, rekomendasi umum menyebutkan orang dewasa perlu melakukan setidaknya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per pekan. Jalan cepat termasuk dalam kategori tersebut. Analisis lebih lanjut mengungkapkan fakta menarik: berjalan minimal 3.867 langkah per hari dapat menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyebab. Bahkan, sekitar 2.337 langkah per hari sudah dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. "Semakin banyak langkah yang ditempuh, semakin besar manfaatnya," tegas Johnson. Jaga Fungsi Otak dan Suasana Hati Manfaat jalan kaki tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik. Aktivitas ini juga dikaitkan dengan penurunan risiko demensia. Penelitian menyebutkan bahwa berjalan cepat sejak usia paruh baya berhubungan dengan performa memori yang lebih baik di kemudian hari. Aktivitas ini diduga meningkatkan aliran darah ke otak, yang mendukung fungsi kognitif jangka panjang. BACA JUGA:Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Terus Berinovasi Bersama BRI Dari sisi pengendalian berat badan, jalan cepat dengan kecepatan sekitar 4 hingga 5 mil per jam (6,4–8 km/jam) dapat membakar kalori yang mendekati lari dengan kecepatan rendah untuk jarak tempuh yang sama. Sebagai gambaran, orang dengan berat 72 kilogram dapat membakar sekitar 302 kalori dengan berjalan selama satu jam pada kecepatan 3,5 mil per jam. Tak kalah penting, jalan kaki berperan dalam meningkatkan suasana hati. Frekuensi berjalan setiap pekan dinilai lebih berpengaruh terhadap kesehatan emosional dibandingkan durasi sekali berjalan. Panduan Praktis untuk Pemula Untuk hasil optimal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan otoritas kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan: 150 menit aktivitas intensitas sedang per pekan untuk menjaga kesehatan umum 300 menit per pekan bagi yang ingin menurunkan berat badan BACA JUGA:Desa Hendrosari Bangkit: Pembeli Datang, UMKM Tumbuh, Ekonomi Melaju Berkat Pemberdayaan Desa BRILian Bagi pemula, pelatih menyarankan untuk memulai secara bertahap: Mulai dengan 2–3 kali per pekan Tingkatkan menjadi 5 kali per pekan dalam satu bulan Tambahkan variasi: pilih medan menanjak, tambah interval kecepatan, atau manfaatkan tangga untuk meningkatkan intensitas "Kuncinya adalah konsistensi, bukan intensitas di awal. Dengan pendekatan bertahap, jalan kaki dapat menjadi olahraga utama yang efektif untuk menjaga kesehatan jantung, metabolisme, hingga fungsi kognitif," pungkas Johnson. Jadi, tidak perlu menunggu punya waktu luang panjang atau alat olahraga mahal. Cukup kenakan sepatu nyaman, melangkah keluar rumah, dan mulai bangun kebiasaan sehat dari langkah pertama Anda.Riset Ungkap: 2.337 Langkah per Hari Turunkan Risiko Kematian Dini, Jalan Kaki Jadi Olahraga Paling Efektif
Senin 30-03-2026,19:18 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal
Tags : #who
#tips fitness
#pemula olahraga
#olahraga ringan
#mental health
#kesehatan
#kebugaran
#kardiovaskular
#jalan kaki
#gaya hidup sehat
Kategori :
Terkait
Senin 30-03-2026,19:18 WIB
Riset Ungkap: 2.337 Langkah per Hari Turunkan Risiko Kematian Dini, Jalan Kaki Jadi Olahraga Paling Efektif
Senin 30-03-2026,19:08 WIB
Usai Lebaran, Jangan Langsung Nge-gym! Dokter Olahraga Ungkap Rumus Aman Kembali Berolahraga
Senin 23-03-2026,11:43 WIB
Review Harga Biore UV Aqua Rich Termurah Beserta Keunggulan dan Cara Pakai
Rabu 18-03-2026,21:40 WIB
Rahasia Sehat ala Islam Terbukti Sains: Mengunyah Lama Bikin Kenyang Lebih Cepat
Selasa 10-03-2026,07:05 WIB
Running Jadi Gaya Hidup, Pelajar Turut Ramaikan Event Olahraga Lari
Terpopuler
Senin 30-03-2026,16:34 WIB
10 Jabatan Penting di Polresta Jambi Resmi Berganti, Ini Daftar Pejabat Baru yang Dilantik Kapolresta
Senin 30-03-2026,19:44 WIB
TNI Pastikan Tiga Prajurit Korban Artileri Lebanon Dapat Perawatan Intensif di St. George Hospital
Senin 30-03-2026,16:14 WIB
Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Terus Berinovasi Bersama BRI
Senin 30-03-2026,16:10 WIB
Desa Hendrosari Bangkit: Pembeli Datang, UMKM Tumbuh, Ekonomi Melaju Berkat Pemberdayaan Desa BRILian
Terkini
Selasa 31-03-2026,12:57 WIB
Geger Pagi Hari! Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Batang Pelepat, Ternyata Warga yang Hilang
Selasa 31-03-2026,11:45 WIB
Harga Minyak Dunia Meledak! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Gila, Brent Tembus US$115 per Barel
Selasa 31-03-2026,11:35 WIB
Heboh Isu BBM Nonsubsidi Naik 10% Mulai 1 April! Menteri ESDM Bahlil Akhirnya Buka Suara
Selasa 31-03-2026,10:33 WIB
Harga Emas Antam Tiba-Tiba Turun Hari Ini! Setelah Sempat Melonjak, Kini Anjlok Rp10.000 per Gram
Selasa 31-03-2026,10:06 WIB