ASDP Optimalkan Kapal dan Fasilitas, Pemudik Mulai Padati Merak–Bakauheni

Minggu 15-03-2026,22:17 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan pergerakan pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera melalui lintasan Merak–Bakauheni mulai terjadi sejak H-8 Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah atau pada Jumat (13/3/2026).

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri mulai meningkat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk pada jalur penyeberangan utama antar pulau tersebut.

“Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia mulai meningkat. Pergerakan pemudik yang hendak menyeberang dari Jawa menuju Sumatera di lintasan Merak–Bakauheni mulai menunjukkan dinamika,” kata Heru dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

ASDP memastikan kesiapan layanan penyeberangan guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode arus mudik Lebaran. Jalur Merak–Bakauheni sendiri memiliki peran vital sebagai penghubung utama antara Pulau Jawa dan Sumatera.

BACA JUGA:Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari Jam Favorit, Pagi hingga Sore Jadi Waktu Terpadat

 

Heru mengatakan berbagai langkah antisipatif telah dilakukan sejak dini untuk menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

“Kami terus melakukan berbagai persiapan mulai dari penguatan operasional hingga optimalisasi fasilitas pelabuhan guna memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung tertib dan lancar,” ujarnya.

Dalam mendukung kelancaran operasional, ASDP menyiapkan 28 hingga 33 kapal per 24 jam yang akan beroperasi sesuai dengan tingkat kepadatan arus penyeberangan.

Selain itu, perusahaan juga akan menerapkan pola operasional tiba, bongkar, dan berangkat (TBB) guna mempercepat proses pelayanan di pelabuhan sehingga pergerakan kapal menjadi lebih efisien.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengakomodasi tingginya mobilitas penumpang maupun kendaraan selama periode mudik.

BACA JUGA:Pantau Lalu Lintas Tol dari Ponsel, Jasa Marga Sediakan Pemantauan CCTV dan Rute Tol Tercepat Bagi Pemudik

 

Kesiapan layanan juga diperkuat melalui peningkatan berbagai fasilitas di pelabuhan, antara lain layanan customer service 24 jam, penambahan garbarata Express II di lintasan Merak–Bakauheni, serta penyediaan toilet portable.

Selain itu, ASDP juga memperkuat sistem penerangan dan kelistrikan di area pelabuhan untuk mendukung kenyamanan pengguna jasa.

Untuk mempermudah mobilitas penumpang di area pelabuhan, ASDP juga menghadirkan shuttle bus listrik di kawasan Pelabuhan Merak dan Bakauheni.

Layanan tersebut terutama ditujukan bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas agar lebih mudah berpindah lokasi di dalam kawasan pelabuhan.

BACA JUGA:Arus Mudik di Jalinsum Jambi–Riau Terpantau Lancar, Polisi Siapkan Antisipasi Puncak Mudik 16-17 Maret

 

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat konektivitas transportasi menuju pelabuhan.

Selama 13–16 Maret, ASDP menyediakan 20 unit angkutan umum gratis untuk melayani sejumlah rute penghubung menuju Pelabuhan Merak.

Beberapa rute tersebut di antaranya Stasiun Cilegon–Stasiun Kerenceng (2 unit), Stasiun Kerenceng–Stasiun Merak (1 unit), Stasiun Cilegon–Stasiun Merak (9 unit), Stasiun Merak–Stasiun Cilegon (7 unit), serta Stasiun Merak–Stasiun Kerenceng (1 unit).

“Distribusi armada tersebut menyesuaikan pergerakan penumpang yang datang secara bertahap dari perjalanan kereta api,” kata Windy.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Terasa, Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 31 Persen

 

Ia menjelaskan ASDP bersama mitra transportasi serta pemangku kepentingan di lapangan terus melakukan koordinasi agar ketersediaan kendaraan penghubung dapat dioptimalkan, terutama pada jam-jam kedatangan kereta dengan volume penumpang yang tinggi.

Berdasarkan data Posko Merak, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada periode H-10 hingga H-8 Lebaran tercatat 126.276 orang.

Angka tersebut turun 18,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 155.161 orang.

Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang tercatat 31.390 unit, turun 13 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 36.091 unit.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Terasa, Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 31 Persen

 

Adapun dari arah Sumatera menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, pada periode yang sama tercatat 97.385 penumpang, atau turun 9,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 107.541 orang.

Jumlah kendaraan dari arah Sumatera ke Jawa tercatat 23.018 unit, turun 3,1 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 23.766 unit.

Melalui kesiapan operasional dan peningkatan layanan yang terus dilakukan, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang andal sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih tertib, lancar, dan nyaman.

 

Kategori :