JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Selasa, bergerak melemah 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.872 per dolar AS.
Angka tersebut turun dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp16.868 per dolar AS. Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipicu meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, terutama konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, Iran, dan Lebanon. Menurutnya, perang udara antara AS dan Israel terhadap Iran kini meluas. Israel disebut menyerang Lebanon, sementara Iran membalas dengan menyerang infrastruktur energi di negara-negara Teluk serta kapal tanker di Selat Hormuz. BACA JUGA:Pengurus BKMT Sungai Gelam Periode 2025–2030 Dikukuhkan, Ririn Novianty: Sinergi Kuat untuk Pembinaan Umat “Perang udara AS dan Israel terhadap Iran meluas dengan Israel menyerang Lebanon dan Iran membalas dengan serangan terhadap infrastruktur energi di negara-negara Teluk dan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa. Jalur Energi Global Terancam Situasi di Selat Hormuz turut memperburuk sentimen pasar. Kapal tanker dan kapal kontainer dilaporkan mulai menghindari jalur tersebut setelah perusahaan asuransi membatalkan pertanggungan kapal. Dampaknya, tarif pengiriman minyak dan gas global melonjak signifikan. Kekhawatiran semakin meningkat setelah pejabat senior Garda Revolusi Iran menyatakan Selat Hormuz ditutup dan memperingatkan akan menembak kapal yang mencoba melintas. Sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia diketahui melewati jalur strategis tersebut. Gangguan distribusi energi global otomatis memicu lonjakan harga komoditas dan meningkatkan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. BACA JUGA:HUT ke-70 Desa Tangkit Meriah, Wabup Muaro Jambi Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Data Domestik Masih Positif Di tengah tekanan global, fundamental ekonomi domestik sebenarnya menunjukkan capaian positif. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca dagang Indonesia pada Januari 2026 mengalami surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS. Surplus tersebut memperpanjang tren positif selama 69 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Kinerja ini terutama ditopang surplus komoditas nonmigas sebesar 3,22 miliar dolar AS. Meski demikian, sentimen global masih lebih dominan memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek. Sementara itu, Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga mencatat pelemahan ke level Rp16.870 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16.848 per dolar AS. BACA JUGA:Pemkab Muaro Jambi Genjot Pemekaran Desa, Bupati Bambang Bayu Suseno Paparkan Rencana Empat Desa Definitif Analis menilai selama ketegangan geopolitik belum mereda, volatilitas rupiah masih berpotensi berlanjut meski didukung fundamental domestik yang relatif solid.Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS, Efek Perang Timur Tengah?
Rabu 04-03-2026,15:29 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal
Kategori :
Terkait
Senin 27-07-2026,08:52 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok 5%! Konflik AS-Iran Reda, Tapi Selat Hormuz Masih Jadi Ancaman
Jumat 03-07-2026,09:22 WIB
Jangan Keliru Membaca Rupiah, Membedakan Gejala Global dan Penyakit Domestik
Senin 22-06-2026,10:24 WIB
BI Rate 5,75 Persen dan Rupiah Menguat, Produktivitas Industri Menjadi Faktor Penopang Pertumbuhan
Jumat 05-06-2026,11:36 WIB
Rupiah Capai Rp18.023, Pemerintah disarankan Jaga Kepercayaan Pasar dan Perkuat Mesin Penghasil Devisa
Minggu 17-05-2026,06:38 WIB
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Merosot: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun, Waktunya Borong?
Terpopuler
Senin 27-07-2026,16:30 WIB
Waduh! 5 Polisi Terseret Kasus Kematian Brigadir EWS, Polda Jambi Ungkap Fakta Terbaru
Senin 27-07-2026,21:45 WIB
Angin Puting Beliung Mengamuk di Kerinci, 30 Rumah Rusak! Atap Warga Terbang dan Pohon Bertumbangan
Senin 27-07-2026,16:45 WIB
BREAKING NEWS: Ini Pasal yang Sementara Diterapkan pada 6 Tersangka Kasus Kematian Brigadir EWS
Senin 27-07-2026,15:42 WIB
Mobil Travel Padang-Jambi Terjun ke Sungai Batanghari, Penumpang Perempuan Warga Thehok Ditemukan Tewas
Senin 27-07-2026,13:48 WIB
Kemas Faried Pastikan Kolam Retensi Pall V Sesuai Target, Banjir Kota Baru Diproyeksi Berkurang 60 Persen
Terkini
Selasa 28-07-2026,12:03 WIB
Konflik Lahan Sawit di Desa Betung! Empat Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ada Sinyal Bakal Bertambah
Selasa 28-07-2026,12:02 WIB
Masih Worth It? Mengulik Keunggulan dan Estimasi Harga Kijang Innova Matik 2015 Bekas
Selasa 28-07-2026,09:28 WIB
Keren! Tim Menembak Polda Jambi Bikin Kejutan di Kapolri Cup Shooting Championsip 2026: Juara II dari 72 Regu!
Selasa 28-07-2026,09:14 WIB
Siapa Pemilik Lahan yang Terbakar? Satreskrim Polres Muaro Jambi dan Polda Jambi Selidiki Karhutla di Jaluko
Selasa 28-07-2026,08:35 WIB