Cukup dengan HP, Bisa Siram Tanaman Cabai: Inovasi Himatektan UNJA di Penyengat Rendah

Sabtu 31-08-2024,09:38 WIB
Reporter : Gita Savana
Editor : Gita Savana

 

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Tim PKK Ormawa Himatektan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Jambi (UNJA) meresmikan pemindahan bibit cabai ke lahan percontohan di Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, pada Jumat (30/8/2024).

Kebun percontohan ini mengusung inovasi teknologi pertanian yang memungkinkan para petani menyiram tanaman cabai dengan hanya menggunakan handphone, tanpa perlu berada di lokasi lahan pertanian.

Inovasi ini mendukung Gerakan Nasional Tanam (Gertam) Cabai yang diterapkan di wilayah tersebut.

 

Peresmian lahan percontohan ini dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Hafrida, serta dihadiri oleh Dekan Faperta Dr Forst. Bambang Irawan, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Fuad Muchlis, Lurah Penyengat Rendah Abdul Haris Ramdani, dosen pembimbing Ardiyaningsih Puji Lestari, dan Dr Dewi Fortuna, serta tokoh masyarakat, kelompok wanita tani, dan undangan lainnya.

 

Prof. Hafrida mengungkapkan dukungannya terhadap inovasi teknologi yang dikembangkan oleh Tim PKK Ormawa Himatektan.

BACA JUGA:Khusus Penderita Diabetes,Sebaiknya Hindari 8 Makanan Alami Ini

BACA JUGA:Kebakaran Lahan di Penyengat Rendah, Api Makin Membesar, Warga: Dak Telap di Mobil Pemadam Keknyo

“Lahan percontohan yang kita resmikan hari ini merupakan hasil inovasi mahasiswa Himatektan, dan kegiatan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Universitas Jambi mendukung penuh kegiatan ini, dan diharapkan inovasi ini menjadi unggulan dalam lomba PKK Ormawa ke depan. Semoga ini menjadi peluang bagi UNJA untuk berprestasi di tingkat nasional, melanjutkan prestasi-prestasi yang telah diraih sebelumnya,” ujar Prof. Hafrida.

 

 

 

Dekan Faperta, Dr. Forst. Bambang Irawan, menambahkan bahwa program PKK Ormawa Himatektan merupakan salah satu dari 11 program unggulan yang diperoleh Fakultas Pertanian UNJA pada tahun 2024.

“Sebagai perguruan tinggi, kita memiliki kewajiban menyediakan teknologi yang relevan bagi masyarakat. Inovasi ini sangat tepat karena menjembatani kebutuhan pertanian perkotaan dengan lahan yang terbatas. Teknologi ini memungkinkan pemanfaatan lahan sempit menjadi optimal dan lebih produktif,” jelas Dr Bambang Irawan.

 

Lurah Penyengat Rendah, Abdul Haris Ramdani, menyatakan dukungannya terhadap program yang dijalankan mahasiswa Fakultas Pertanian.

“Kami sangat mendukung program ini. Semoga inovasi teknologi ini dapat memotivasi generasi milenial untuk terjun ke bidang pertanian yang berbasis teknologi,” kata Abdul Haris Ramdani.

 

 BACA JUGA:Jumiwan Maidani Hadiri Penutupan Turnamen Domino di BTN Lintas Asri

BACA JUGA:Gudang Minyak di Kota Jambi Terbakar? Ini Penjelasan Kapolresta Jambi

 

Dosen pembimbing, Ardiyaningsih Puji Lestari, menjelaskan bahwa kegiatan mahasiswa PKK Ormawa Himatektan telah berlangsung sejak Juli 2024.

“Inovasi teknologi yang diterapkan ini memudahkan petani dan masyarakat untuk menyiram tanaman tanpa harus berada di lokasi lahan. Cukup dengan menggunakan handphone, tanaman bisa disiram secara otomatis sesuai jadwal. Teknologi ini tidak hanya terbatas untuk tanaman cabai, tetapi bisa diterapkan untuk berbagai jenis tanaman lainnya,” ungkapnya.

 

Acara peresmian ditutup dengan pengguntingan pita oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Hafrida, sebagai tanda dibukanya kebun percontohan inovasi teknologi pertanian di Kelurahan Penyengat Rendah.

 

Tags :
Kategori :

Terkait