PB IDI Minta Masyarakat Tetap Waspada Mutasi Baru, Pandemi Covid 19 Belum Usai

Sabtu 27-08-2022,10:06 WIB
Editor : Surya Elviza

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - 
Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menegaskan bahwa pandemi Covid-19 masih belum selesai dan mewaspadai mutasi varian baru.

Untuk itu masyarakat diminta terus waspada terhadap adanya varian terbaru. Jangan sampai terlena dengan tidak lagi memperhatikan protokol kesehatan.

Sebab, beberapa waktu terakhir ini sepertinya masyarakat terlihat lebih bebas beraktifitas karena dampak dari penyebaran Covid 19 yang mulai melandai.

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI, dr Erlina Burhan mengatakan bahwa ancaman Covid-19 masih ada, hal itu tersebut dapat dilihat dengan masih adanya angka kenaikan jumlah kasus di Indonesia. 

BACA JUGA:Keterlaluan! Gara-gara Ini, Pengendara Mobil Pukul Sopir Bus Transjakarta

BACA JUGA:Update Harga Sawit di Jambi Sampai 1 September 2022

"Per 25 Agustus, menurut data BNPB terjadi kenaikan walaupun tidak banyak tapi setiap hari ada kenaikan kasus, yakni sebanyak 6.334.357 kasus," ujar Erlina Burhan saat jumpa pers melalui Zoom Meeting, Jumat, 26 Agustus 2022.

Erlina mengatakan bahwa ketika bulan Mei, dirinya sempat berharap Covid-19 di Indonesia akan menjadi endemi lantaran mengalami penurunan kasus.

Tetapi harapan itu tampak sia-sia karena virus terus bermutasi dan menciptakan varian atau subvarian baru, salah satunya adalah subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5.

"Sangat berharap dibulan April dan Mei itu bisa mencapai endemi ternyata belum karena dengan adanya kasus BA.4 dan BA.5 itu naik lagi karena memang mudah menular," jelasnya. 

BACA JUGA:Putri Candrawathi 9 Jam Diperiksa namun Tidak Ditahan, akan Dikonfrontir dengan Tersangka Lain

BACA JUGA:Terbongkar, Alasan Ferdy Sambo Ajukan Banding Ternyata Hanya Akal-akalan

Dengan adanya kasus subvarian baru itu, PB IDI mengingatkan untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Menurut Erlina, PHBS ini adalah suatu program yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan penyakit. 

"HBS ini adalah suatu kesadaran pribadi yang sampai ke keluarga agar kita mampu menolong diri sendiri di bidang kesehatan serta memiliki peran aktif di dlm aktifitas pencegahan penyakit masyarakat," jelasnya. 

Selain itu juga, Erlina meminta kepada masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi Covid 19 lengkap, dari dosis 1, dosis 2 dan Booster. 

BACA JUGA:BBM 303

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Kecelakaan di Simpang Rimbo, 1 Orang Tewas dengan Kondisi Mengenaskan

"Melanjutkan Vaksinasi Covid-19 lanjutan di pusat pelayanan vaksinasi terdekat bagi masyarakat yang memenuhi syarat vaksinasi lanjutan," imbuhnya. 

Kemudian PB IDI juga merekomendasikan upaya pencegahan penularan Covid-19 lainnya, seperti menggunakan masker di ruang terbuka dan di ruang tertutup. 

Lalu, meningkatkan kembali kegiatan tracing dan testing, cakupan vaksinasi anak mengingat pihak sekolah sudah mulai PTM 100 persen di tahun ajaran baru. 

Aturan PCR negatif untuk pelaku perjalanan juga kembali diberlakukan serta memberikan edukasi masif tentang upaya pencegahan Covid-19.

BACA JUGA:Zodiak Kamu, 27 Agustus 2022, Kancer, Kebijaksanaan Belum Tentu Cocok Untukmu

BACA JUGA:Bocornya Suara 'Sayang' saat Rapat Bersama Kapolri, Hotman Paris Ingatkan DPR RI : Awas Senjata Makan Tuan

Patuhi protokol kesehatan dan tetap waspada jika kasus penularan Covid-19 menurun. (Intan Afrida/disway.id

Artikel ini juga tayang di disway.id
Dengan judul PB IDI Tegaskan Pandemi Belum Usai Waspadai Mutasi Varian Baru

Kategori :