Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla, BPBD Tanjab Timur Lakukan Berbagai Persiapan

Jumat 10-06-2022,18:13 WIB
Reporter : Harpandy
Editor : Rizal Zebua

MUARASABAK, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID –   Memasuki musim kemarau, di mana tingkat kekeringan di sejumlah hutan dan lahan akan lebih meningkat dibandingkan sebelumnya, tentunya antisipasi terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) perlu ditingkatkan.

 

Indra Gunawan selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanjab Timur mengatakan, berdasarkan surat BMKG bahwasanya, musim kemarau di Kabupaten Tanjab Timur akan terjadi pada Dasarian ketiga Mei 2022.

 

Untuk itu pada tanggal 22 April 2022 yang lalu, melalui keputusan Bupati Tanjab Timur nomor 381, Pemkab telah meningkatkan status menjadi siaga darurat Karhutla yang terhitung sejak tanggal 25 April sampai 23 Juli tahun 2022.

 

Dengan adanya status siaga darurat Karhutla ini, maka pihak BPBD Tanjab Timur bersama pihak TNI dan Polri setempat akan melakukan pengawasan dan patroli rutin untuk mengantisipasi munculnya kasus Karhutla.

BACA JUGA:4 Hektare Lahan Terbakar Tahun Ini, Berikut Penjelasan BPBD Tanjab Timur

BACA JUGA:Minta Perhatikan Kualitas Pekerjaan Jalan, Ini yang Dikatakan Pj Bupati Muarojambi Bachyuni

 

"Seperti tahun lalu, kami telah membentuk 4 posko lapangan. Untuk posko 1 berada di Kecamatan Mendahara, posko 2 di Kecamatan Dengan, posko 3 di Kecamatan Berbak dan posko 4 ada di Kecamatan Sadu," ujar Indra.

 

Dirinya menyebutkan, untuk posko siaga Karhutla yang ada di Kecamatan Sadu dan Kecamatan Mendahara, pihak BPBD Tanjab Timur telah mengirimkan beberapa mesin Damkar.

 

"Seperti di Desa Sungaisayang, Kecamatan Sadu, kami sudah menempatkan dua mesin Komatsu di sana. Jadi, jika sewaktu-waktu terjadi musibah Karhutla, tinggal tim yang bergerak karena mesin sudah standby di sana," sebutnya.

BACA JUGA:Ini Makna Ilmiah Wangi Daun Eucalyptus pada Jasad Eril yang Masih Utuh

BACA JUGA:Minta Maaf Sambil Menangis, Pria Nikahi Kambing di Gresik Tobat dan Buat Pernyataan

 

Pihak perusahaan terkait juga akan dilibatkan dalam mengantisipasi dan penanganan jika terjadi kasus Karhutla yang berlokasi dekat dengan masing-masing perusahaan yang ada.

 

"Kita akan membentuk tim cluster, jadi kita bagi beberapa perusahaan yang terdekat untuk membackup 4 posko tersebut dalam penanganan kasus Karhutla jika sewaktu-waktu terjadi," pungkasnya.(pan/zen)

Tags :
Kategori :

Terkait