Disdik Provinsi Jambi Siapkan Tiga Program Hakordia 2026
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Muhammad Umar-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi menyiapkan tiga program untuk memperkuat pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah dalam rangka menyambut peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2026.
Program tersebut meliputi lomba stand up comedy pendidikan antikorupsi, pemilihan Duta Pelajar Antikorupsi, serta bazar yang melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar My, mengatakan keterlibatan dunia pendidikan dalam kegiatan Hakordia menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini kepada peserta didik.
Menurut Umar, terdapat tiga kegiatan yang akan melibatkan satuan pendidikan di Provinsi Jambi. Persiapan masing-masing kegiatan saat ini mulai dilakukan bersama pihak terkait.
BACA JUGA:Delapan Sekolah di Jambi Ditegur soal TKA, Disdik Ungkap Penyebab yang Terungkap dari Media Sosial
"Untuk 2026, kita ini dilibatkan dalam tiga kegiatan. Yang pertama stand up comedy pendidikan dini antikorupsi. Yang kedua duta pelajar antikorupsi. Yang ketiga bazar," ujarnya, Kamis, 5 November 2026.
Dia menjelaskan, untuk kegiatan stand up comedy, Disdik meminta seluruh MKKS kabupaten/kota melaksanakan seleksi terlebih dahulu di wilayah masing-masing.
Peserta yang berhasil menjadi pemenang nantinya akan ditampilkan di panggung utama saat pelaksanaan Hakordia.
Penilaian akhir akan melibatkan sejumlah pihak, di antaranya pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Inspektorat Provinsi Jambi.
BACA JUGA:Disdik Tebo Minta Semua Guru PPPK Tingkatkan Profesionalisme
Sementara itu, untuk pemilihan Duta Pelajar Antikorupsi, Disdik melibatkan guru-guru yang sebelumnya telah mendapatkan penyuluhan dari KPK dan Inspektorat Provinsi Jambi.
Guru tersebut tergabung dalam kelompok Guru Penyuluh Antikorupsi (Guru PAK).
Umar menyebutkan, pembahasan mengenai kriteria peserta dan materi yang akan dilombakan telah dilakukan melalui rapat secara daring.
Hasil pembahasan tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan kembali dengan Inspektorat Provinsi Jambi sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan Hakordia di wilayah I Sumatera.
BACA JUGA:Kabut Asap Belum Aman Akibat Karhutla! Disdik Kota Jambi Perpanjang Daring untuk Semua Jenjang
Dalam skema awal yang dibahas, setiap sekolah akan mengusulkan satu orang siswa untuk mengikuti seleksi di tingkat kabupaten/kota.
Selanjutnya, akan dipilih dua perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota untuk berkompetisi di tingkat provinsi.
"Dua orang per kabupaten. Artinya kan ada sekitar 22 orang yang akan tampil di sini. Tapi nanti finalisasi jumlah peserta segala macam itu kami koordinasikan dulu dengan Inspektorat," jelasnya.
Selain kedua kegiatan tersebut, Disdik juga menyiapkan bazar yang akan melibatkan 11 MKKS kabupaten/kota.
Masing-masing perwakilan nantinya akan menghadirkan stan dalam rangkaian kegiatan Hakordia 2026.
Disdik juga telah mengintegrasikan materi pendidikan antikorupsi ke dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) di masing-masing satuan pendidikan, termasuk melalui muatan lokal yang disesuaikan dengan kearifan daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




