Mengapa Storage HP Selalu 128, 256 dan 512 GB? Ini Penjelasannya
Mengapa Storage HP Selalu 128 256 dan 512 GB? Ini Penjelasannya-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID- Siapa pun yang pernah membeli ponsel pasti menemukan pola yang sama
yaitu pilihan penyimpanan hampir selalu 128GB, 256GB, dan 512GB, dan jarang sekali muncul angka seperti 200GB atau 300GB.
Pola ini bukan kebetulan. Ada alasan teknis, alasan produksi, dan alasan bisnis di baliknya. Berikut penjelasan yang paling sering dipakai untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Perlu dicatat bahwa penjelasan ini bersifat umum dan merangkum prinsip yang lazim dibahas di dunia komputer dan penyimpanan digital.
BACA JUGA:Energi Musik dan Keseruan no na Warnai Iklan Terbaru Shopee 11.11 Big Sale!
Setiap produsen dapat memiliki kebijakan produk sendiri, dan tidak semua poin berlaku sama pada semua perangkat.
Alasan pertama adalah cara komputer bekerja dengan sistem biner. Komputer menyimpan dan mengalamatkan data memakai bilangan biner, yaitu hanya angka nol dan satu.
Akibatnya, jumlah alamat memori yang dapat dibentuk selalu berupa pangkat dua.
Dengan sejumlah kecil bit alamat, komputer dapat menunjuk 2 pangkat n lokasi, sehingga kapasitas yang rapi biasanya berupa 64, 128, 256, atau 512.
BACA JUGA:Diskominfo Kota Jambi Dorong Budaya Sadar Keamanan Data Pribadi
Angka-angka tersebut adalah hasil penggandaan dua kali lipat berulang, yaitu 64, 128, 256, 512, lalu 1.024 atau 1TB.
Karena itu, kapasitas penyimpanan ponsel pada umumnya tumbuh dengan cara dikali dua, bukan ditambah sedikit-sedikit.
Alasan kedua adalah cara chip memori flash dibuat. Penyimpanan ponsel memakai memori flash NAND, yang tersusun dari banyak lapisan sel dan dikemas dalam chip dengan kapasitas tertentu.
Kapasitas chip dan susunannya umumnya mengikuti kelipatan dua pula, sehingga produsen ponsel biasanya menggabungkan beberapa chip untuk mencapai kapasitas yang juga berkelipatan dua.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



