Gelar Studium Generale, UNJA Hadirkan Dubes Palestina Bahas Diplomasi dan Perdamaian
Dubes Palestina Beri Kuliah Umum di UNJA, Bicara Diplomasi Global dan Perdamaian-Universitas Jambi-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Universitas Jambi (UNJA) menegaskan komitmennya dalam mendukung aksi kemanusiaan global dengan menggelar kuliah umum (Studium Generale) bertajuk “Palestine, Global Diplomacy, and the Quest for Lasting Peace”.
Acara yang diinisiasi oleh Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNJA bekerja sama dengan Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia ini berlangsung di Auditorium Gedung Singadekane, Kampus Telanaipura, Jambi, pada Jumat 16 Oktober 2026.
Kegiatan ilmiah ini menghadirkan secara langsung Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdulfattah A.K. Al-Sattari, sebagai pembicara utama.
Turut hadir dalam forum tersebut jajaran pimpinan rektorat, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, S.H., M.H., serta Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Revis Asra, S.Si., M.Si., bersanding dengan deretan jajaran dekanat, pimpinan lembaga, dosen, hingga ratusan mahasiswa.
Pendidikan dan Tanggung Jawab Moral
Dalam pembukaannya, Prof. Revis Asra menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kedatangan Dubes Palestina.
Ia menyebutkan bahwa persaudaraan antara Indonesia dan Palestina dibangun di atas landasan universal: kemanusiaan, keadilan, serta hak kemerdekaan bagi setiap bangsa.
"Universitas Jambi bukan sekadar wadah mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan juga tempat mengasah kepedulian, empati, dan komitmen terhadap nilai keadilan serta martabat manusia," ujar Prof. Revis.
BACA JUGA:ISPU Muaro Jambi Tembus 228, Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Ia menambahkan bahwa kepedulian terhadap Palestina merupakan panggilan moral universal, sekaligus momen berharga bagi civitas akademika untuk memahami langsung kompleksitas isu Palestina dari sudut pandang diplomatik.
Perspektif Kemanusiaan dan Pesan untuk Generasi Muda
Memasuki sesi utama, Dubes Abdulfattah A.K. Al-Sattari menyoroti krusialnya peran pendidikan dan pemuda dalam pembangunan bangsa.
Di hadapan para mahasiswa, ia membakar semangat audiens dengan mengingatkan bahwa calon-calon pemimpin Indonesia masa depan sedang duduk di bangku perkuliahan saat ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






