bank jambi baru

Terbanyak se-Sumatera, 3 Tim Mahasiswa UNJA Tembus Anugerah Abdidaya Ormawa 2026

Terbanyak se-Sumatera, 3 Tim Mahasiswa UNJA Tembus Anugerah Abdidaya Ormawa 2026

Kolase tiga tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UNJA dipastikan melenggang ke ajang Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 yang dihelat Direktorat Belmawa, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.-jambi-independent.co.id-

MENDALO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Universitas Jambi (UNJA) di kancah nasional.

Tiga tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UNJA dipastikan melenggang ke ajang Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 yang dihelat Direktorat Belmawa, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ketiga delegasi tersebut akan berlaga di Universitas Muslim Indonesia pada 21–25 Oktober 2026. Capaian ini menasbihkan UNJA sebagai perguruan tinggi penyumbang kontingen terbanyak di Pulau Sumatera.

UNJA mengamankan sepertiga dari total sembilan tim asal Sumatera yang lolos, sekaligus bersaing ketat di papan atas nasional.

BACA JUGA:Dorong Pembangunan Berwawasan Lingkungan, FH UNJA Gelar Seminar Nasional Hukum dan Adat

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., menegaskan bahwa kelolosan ini bukan sekadar pencapaian kompetisi, melainkan cerminan dari pengabdian mahasiswa yang membawa perubahan berkesinambungan bagi warga.

"Keberlanjutan dampak di lapangan jauh lebih utama ketimbang sekadar gelar juara. Kami ingin memastikan program-program ini benar-benar mewariskan kapasitas, kelembagaan, dan nilai positif yang terus bertumbuh di tengah masyarakat," tegas Prof. Fauzi.

Ketiga inovasi sosial mahasiswa UNJA yang berhasil lolos ke tingkat nasional meliputi:

• LENTERA TANTAN (IMATIKA FKIP UNJA)

BACA JUGA:Usai Perkelahian Maut di Penyengat Rendah, Pelaku Akhirnya Serahkan Diri Diantar Keluarga ke Polisi

Berlokasi di Desa Tantan, Muaro Jambi, tim ini menghadirkan pojok belajar integratif guna mengikis kesenjangan literasi digital, numerasi, hingga finansial menuju pembentukan desa cerdas.

• Pudak Resilient Village (BEM UNJA)

Fokus pada mitigasi banjir dan pelestarian ekosistem gambut di Desa Pudak, Kumpeh Ulu, dengan memadukan pengetahuan lokal dan teknologi pemantauan air seperti piezometer dan staff gauge.

• OPTIMALISASI MASLAHAT (LD Ath-Thobib FKIK UNJA)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait