Dugaan Pasien BPJS Ditolak, DPRD Kota Jambi Akan Datangi Siloam
Dugaan penolakan pasien peserta BPJS Kesehatan di RS Siloam Hospital Jambi dibawa ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kota Jambi, Rabu (23/9/2026). --
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID — Dugaan penolakan pasien peserta BPJS Kesehatan di RS Siloam Hospital Jambi dibawa ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kota Jambi, Rabu (23/9/2026).
Namun, rapat tersebut belum mendapatkan penjelasan langsung dari pihak rumah sakit karena RS Siloam tidak hadir memenuhi undangan.
Kasus ini mencuat setelah keluarga Sumaryati melaporkan dugaan penolakan pelayanan kepada Komisi IV DPRD Kota Jambi. Dalam laporan tersebut, Sumaryati disebut tidak mendapatkan pelayanan saat hendak berobat menggunakan BPJS Kesehatan di RS Siloam Hospital Jambi.
RDP dihadiri BPJS Kesehatan Cabang Kota Jambi, Dinas Kesehatan Kota Jambi, serta keluarga pasien. Sementara pihak RS Siloam Hospital Jambi tidak hadir.
BACA JUGA:Zona Merah Kota Jambi Dinilai Stagnan, Joni Ismed Desak BPN Buka Blokir 5.506 Sertifikat Warga
Anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi Dyah Kumala Dewi mengatakan RDP digelar setelah pihaknya menerima laporan dari keluarga pasien.
“Jadi pasien ini ditolak di RS Siloam Hospital, sehingga berdasarkan laporan warga kita lakukan RDP,” kata Dyah, Rabu (23/9/2026).
Menurut Dyah, ketidakhadiran pihak rumah sakit membuat persoalan tersebut belum mendapatkan penjelasan dari kedua pihak. Komisi IV berencana mendatangi RS Siloam untuk meminta klarifikasi.
“Kami menyayangkan sikap mereka. Kami dari Komisi IV DPRD Kota Jambi akan mendatangi pihak RS Siloam dalam waktu dekat,” ujarnya.
BACA JUGA:Kabut Asap Makin Pekat, Ketua DPRD Kota Jambi Dorong Opsi Liburkan Sekolah
Komisi IV juga meminta BPJS Kesehatan menelusuri langsung dugaan penolakan tersebut, termasuk memastikan kronologi dan alasan pasien tidak mendapatkan pelayanan.
Tak hanya kasus Sumaryati, DPRD Kota Jambi meminta BPJS Kesehatan meningkatkan pengawasan terhadap pelayanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di seluruh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS, terutama rumah sakit swasta.
“Kita juga ingin pihak BPJS Kesehatan itu turun ke seluruh rumah sakit, terutama di swasta. Baik melihat pelayanan maupun administrasinya,” kata Dyah.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Jambi Aji Satriojati mengatakan pihaknya akan mengecek langsung ke RS Siloam untuk memastikan informasi mengenai dugaan penolakan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


