bank jambi baru

Risiko Mengintai Komponen Mesin akibat Serbuan Debu Erupsi

Risiko Mengintai Komponen Mesin akibat Serbuan Debu Erupsi

Material halus hasil erupsi mengandung senyawa silika yang sangat tajam dan bersifat mengikis--ist/jambi-independent.co.id--

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Ancaman serius membayangi pemilik kendaraan saat terjadi fenomena erupsi gunung berapi. Material halus hasil erupsi mengandung senyawa silika yang sangat tajam dan bersifat mengikis (abrasif), serta zat sulfur yang berpotensi memicu korosi.

Bahaya ini tidak sekadar merusak estetika kilap cat pada bodi luar, tetapi juga dapat menembus dan merusak sistem mekanis di dalam ruang pacu.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengimbau para pengendara untuk menahan diri dan tidak langsung memutar kunci kontak atau menekan tombol start-stop apabila melihat adanya tumpukan material erupsi di sekitar kap depan.

Menurutnya, memaksakan mesin berputar dalam kondisi tersebut dapat menyedot partikel mikro ke dalam ruang bakar dan saluran vital lainnya.

BACA JUGA:Mobil Jarang Dipakai Tetap Harus Servis? Ini Alasannya

Langkah awal yang krusial adalah mengangkat penutup mesin secara perlahan. Tindakan ini bertujuan mencegah tumpukan partikel di bagian luar merosot masuk ke area dalam.

Fokus pemeriksaan pertama harus ditujukan pada penyaring udara (air filter), saluran asupan udara (air intake), kisi-kisi radiator, sistem pendingin AC, hingga sambungan kabel dan modul kelistrikan.

Proses sterilisasi ruang mesin membutuhkan kehati-hatian ekstra dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan:

● Hindari Semprotan Air Bertekanan: Kendaraan keluaran terbaru dibekali beragam sensor sensitif, soket, dan sistem komputer (ECU). Menyiramkan air secara langsung ke area mesin berisiko tinggi memicu korsleting listrik atau kerusakan komponen elektronik.

BACA JUGA:Kawasaki Siapkan Rintisan Baru Ninja H2 dan H2R untuk Rilis 2027

● Jangan Gunakan Udara Bertekanan Tinggi (Blower): Meniup debu secara asal menggunakan kompresor bertekanan tinggi justru akan mendorong partikel tajam masuk lebih dalam ke celah-celah sempit yang sulit dijangkau.

Perhatian khusus wajib diberikan pada komponen penyaring udara. Kondisi filter yang tersumbat akan menyumbat sirkulasi oksigen menuju ruang pembakaran, yang mengakibatkan performa mesin anjlok.

Lebih berbahaya lagi jika elemen penyaring sudah rusak atau robek, karena material tajam dapat lolos masuk ke silinder mesin dan menggores dinding piston.

Selain komponen utama mesin, pengendara disarankan menyisir bagian pendukung seperti kisi-kisi radiator, komponen berbahan karet (seal), hingga area di bawah pembersih kaca (wiper).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: