Bupati Muaro Jambi Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN Pusat
Bupati Muaro Jambi BBS saat menghadiri Ekspose Managemen Talenta di BKN Pusat.-Foto: ist-jambi independent
MUARO JAMBI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi terus mematangkan penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Upaya tersebut ditunjukkan melalui ekspose manajemen talenta di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta Timur.
Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno hadir langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung 1 Lantai 2 BKN Pusat, Jumat (18/9).
Ekspose tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemkab Muaro Jambi kepada BKN terkait penerapan manajemen talenta di lingkungan pemerintah daerah.
Bupati BBS tidak datang sendiri. Dia didampingi Tim Manajemen Talenta Kabupaten Muaro Jambi yang terdiri atas Sekretaris Daerah, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Kepala BPKAD, Kepala Bapperida, Inspektur Inspektorat, Kepala Dinas Dukcapil, serta Kepala Bagian Hukum.
BACA JUGA:Bukan Cuma AI, SKK Migas PetroChina Jambi Ungkap Pentingnya Leadership demi K3 Masa Depan!
Kegiatan diawali dengan sambutan Bupati Muaro Jambi. Selanjutnya, Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono menyampaikan pemaparan sekaligus simulasi sistem manajemen talenta.
Dalam pemaparan tersebut dijelaskan kesiapan Pemkab Muaro Jambi dalam menerapkan sistem pengelolaan ASN yang lebih terarah. Manajemen talenta nantinya menjadi salah satu instrumen dalam mengembangkan aparatur berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi yang dimiliki.
Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanggapan, masukan, dan saran dari pejabat pimpinan tinggi madya serta pejabat ahli utama BKN. Sesi tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi untuk menyempurnakan penerapan manajemen talenta di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.
Bupati mengatakan, ekspose di BKN merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola manajemen ASN.
“Manajemen talenta menjadi bagian penting dalam memastikan setiap ASN dapat ditempatkan dan dikembangkan sesuai dengan kompetensi, potensi, dan kinerjanya,” ujar Bambang.
BACA JUGA: Karhutla dan Musim Kemarau Picu 3.223 Kasus Penyakit di Muaro Jambi, ISPA Mendominasi
Dia berharap penerapan sistem tersebut dapat mendorong terbentuknya birokrasi yang semakin profesional. Pada akhirnya, pengelolaan ASN yang lebih tepat diharapkan berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan pengelolaan yang baik, kita berharap dapat membangun birokrasi yang semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


